"Teror" Hewan Sepanjang 2019: Tawon Ndas, Harimau, hingga Ular Kobra

Kompas.com - 16/12/2019, 05:51 WIB
Kemunculan harimau sumatera di Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, Riau, Kamis (23/5/2019). Dok. BBKSDA RiauKemunculan harimau sumatera di Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, Riau, Kamis (23/5/2019).

KOMPAS.com – Menjelang akhir 2019, teror ular kobra, baik anakan maupun induk, menimbulkan kekhawatiran di sejumlah daerah.

Tercatat, daerah yang banyak ditemukan kemunculan ular kobra di antaranya di Jakarta, Jember, dan Sukoharjo, Jawa Tengah.

Sebelum teror ular kobra, hewan lain yang sempat mendapatkan perhatian karena meresahkan warga adalah Vespa Affinis alias tawon ndas.

Selengkapnya, berikut teror hewan sepanjang 2019 yang dirangkum dari berbagai pemberitaan Kompas.com:

1. Tawon ndas

Sepanjang 2019, terjadi sejumlah kejadian yang menghebohkan akibat serangan tawon ndas.

Serangan tawon dengan nama ilmiah Vespa Affinis ini menggegerkan masyarakat wilayah Jawa Tengah seperti Klaten, Kudus, Sukoharjo, Solo, Pemalang, Brebes dan Tegal.

Ilustrasi tawon ndas atau Vespa affinisSHUTTERSTOCK/YOD67 Ilustrasi tawon ndas atau Vespa affinis
Di Sukoharjo, sejak Januari hingga November 2019, 400 sarang tawon ndas bahkan telah dimusnahkan.

Tak hanya Jawa Tengah, kasus tawon ndas juga menghantui wilayah Jawa Timur, yakni di Kediri, dan Tuban.

Tawon ini juga muncul di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Selain di Pulau Jawa, tawon ndas juga muncul di Sinjai Borong, Sulawesi Selatan.

Keberadaan tawon ndas membuat resah karena dalam beberapa kasus menyebabkan korban meninggal dunia karena sengatannya.

Di wilayah Klaten, misalnya, sepanjang 2019 terdapat 13 kasus kejadian serangan tawon ndas, dengan korban 2 orang meninggal dunia.

Selain itu, korban umumnya juga memerlukan perawatan intensif seperti kejadian yang menimpa bocah di Kudus.

Lantaran serangan tawon ndas, seorang anak mengalami bengkak di kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca juga: 5 Fakta Tawon Ndas yang Harus Diketahui, dari Waktu Aktif sampai Feromon

2. Ular kobra

Selain teror tawon ndas, beberapa wilayah di Pulau Jawa juga diteror dengan kemunculan ular kobra di beberapa tempat.

Kemunculan ular kobra tersebut di antaranya di Ciracas, Jakarta Timur; Jember Jawa Timur; Sukoharjo, Jawa Tengah; serta Wonosari, Gunungkidul.

Dari catatan Kompas.com, ular-ular tersebut beberapa muncul dalam bentuk anakan.

Jumlahnya bahkan ada yang hingga lebih dari 20 ekor, seperti kemunculan ular kobra di Palur Sukoharjo.

Di Pasar Kemiri Muka, Depok, ular kobra juga dilaporkan muncul. Bahkan, ular tersebut mematuk salah seorang pedagang buah di sana.

Akibat kejadian tersebut, korban dilarikan ke rumah sakit.

Terkait kemunculan ular-ular kobra di berbagai wilayah, Peneliti Herpetologi Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr. Amir Hamidy mengatakan, kemunculan kobra adalah sesuatu yang wajar.

Pasalnya, awal musim penghujan ini adalah musim yang ideal bagi telur-telur kobra untuk menetas.

Baca juga: Teror Ular Kobra di Beberapa Daerah, Seberapa Bahaya Bisanya?

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X