Pelantikan Presiden, MPR Apresiasi Kinerja Jokowi-JK dalam 5 Tahun Terakhir

Kompas.com - 20/10/2019, 17:14 WIB
Presiden Joko Widodo diambil sumpah dalam pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung DPR, Minggu (20/10/2019). Tangkapan layar siaran KOMPAS TVPresiden Joko Widodo diambil sumpah dalam pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung DPR, Minggu (20/10/2019).

KOMPAS.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla selama lima tahun terakhir.

Apresiasi kinerja keduanya tersebut terlihat di bidang ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

Hal itu diungkapkan Bambang pada sidang paripurna pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Menurut Bambang, sejumlah kemajuan tersebut adalah berkat kerja keras dan ikhtiar para pemimpin dan seluruh komponen bangsa indonesia.

"Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres JK, pembangunan ekonomi telah banyak mencapai kemajuan dan telah berhasil meningkatkan taraf hidup serta harkat dan martabat rakyat indonesia," ujar dia.

MPR mencatat, di saat negara-negara lain ekonominya melambat, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan.

"Angkatan pengangguran terus menurun, penduduk miskin juga terus mengalami penurunan, bahkan mencapai angka terendah dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yakni mencapai 9,41 persen, 11,22 persen pada tahun 2015," kata Bambang.

Selain itu, upaya pemerataan pembangunan juga menunjukkan kinerja yang membaik, yang ditunjukkan dengan semakin rendahnya rasio gini (ketimpangan), indeks pembangunan manusia yang terus meningkat, bahkan masuk dalam status tinggi.

Bambang menambahkan saat  ini tidak ada lagi provinsi dengan tingkat indeks pembangunan manusia yang rendah, konektivitas antar wilayah, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar, telah mulai dirasakan manfaatnya.

"Akselerasi pembangunan infrastruktur yang difokuskan pada konektivitas sepanjang rantai pasok, telah menghubungkan pasar dengan sentra sentra produksi rakyat, mulai dari pertanian, prikanan, perkebunan dan industri, termasuk koperasi, usaha kecil mikro dan menengah," ungkap dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X