Ancaman Virus Demam Babi Afrika, Ini Daftar Negara Asia yang Sudah Terdampak

Kompas.com - 03/10/2019, 13:05 WIB
Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) terus lakukan upaya pengawasan dan pencegahan masuknya virus ASF (African Swine Fever) atau demam babi Afrika ke Indonesia. KOMPAS.COM/HADI MAULANAKementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) terus lakukan upaya pengawasan dan pencegahan masuknya virus ASF (African Swine Fever) atau demam babi Afrika ke Indonesia.

KOMPAS.com - Sejumlah upaya dilakukan Kementerian Pertanian untuk mencegah dan mengawasi penyebaran virus demam babi Afrika atau African Swine Fever.

African Swine Fever ( ASF) merupakan virus berbahaya yang menyerang babi dengan tingkat kematian 100 persen.

Selain melalui daging olahan dari luar negeri, penyebaran virus ASF juga bisa disebabkan oleh sisa makanan yang dibeli dari luar negeri dan sampah yang dihasilkan dari makanan instan dari luar negeri.

Hingga saat ini, virus ASF telah menyebar di beberapa negara Asia.

Berikut daftar negara yang terlah terjangkit virus ini, dikutip dari situs resmi Food and Agriculture Organization for The United Nations:

Korea Selatan

Kementerian Pertanian, Pangan dan Urusan Pedesaan Korea Selatan telah mengonfirmasi adanya virus ASF sejak 17 September 2019.

Total sebanyak 7 kasus telah terjadi di Gyeonggi (4) dan Incheon City (3).

Akibatnya, lebih dari 10 ribu babi mati karena virus ini.

Baca juga: Waspada Penyebarannya, Ini yang Perlu Diketahui soal Demam Babi Afrika

Untuk menanganinya, Pemerintah Korea Selatan telah menginstruksikan desinfeksi secara intensif di peternakan dan fasilitas lain terkait ternak.

Tak hanya itu, pemerintah juga mengeluarkan larangan pakan babi (swill) secara nasional, membatasi masuknya dokter hewan ke peternakan babi di daerah Gyeonggi-Gangwon, kecuali untuk tujuan perawatan hewan yang sakit.

Perdana Menteri memimpin langsung pertemuan dengan pemerintah daerah, koperasi tani dan serikat pekerja untuk merespon virus ASF ini dengan serius.

Ada empat area kontrol utama yang telah ditetapkan, yaitu Provinsi Gyeonggi Utara, Provinsi Gangwon Utara, Provinsi Gyeonggi Selatan, dan Provinsi Gangwon Selatan.

China

Sejak 3 Agustus 2018, Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan (MARA) China telah mengonfirmasi adanya virus ASF ini.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X