Jangan Terjebak, Ini Hoaks Seputar CPNS yang Perlu Anda Tahu...

Kompas.com - 21/08/2019, 15:25 WIB
Peserta mengikuti ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Surabaya di Gelanggang Remaja, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/10/2018). Sebanyak 3.425 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya Tahun 2018 yang ujiannya dilakukan secara bertahap. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww.
Didik SuhartonoPeserta mengikuti ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Surabaya di Gelanggang Remaja, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/10/2018). Sebanyak 3.425 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya Tahun 2018 yang ujiannya dilakukan secara bertahap. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/aww.

KOMPAS.com - Seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dibuka pada tahun ini.

Diperkirakan, seleksi CPNS 2019 akan dibuka pada Oktober 2019.

Menurut informasi, ratusan ribu formasi akan dibuka.

Biasanya, menjelang seleksi, beberapa oknum memanfaatkannya untuk menyebarkan informasi-informasi palsu.

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap segala informasi yang terkait CPNS.

Ini beberapa informasi hoaks yang biasanya beredar jelang seleksi CPNS:

1. Jumlah formasi

Pada 2018, marak beredar informasi seputar jumlah kebutuhan formasi yang akan dibuka.

Baca juga: BKN: Pembukaan Pendaftran CPNS Usai Pelantikan Presiden

Pesan-pesan seperti ini banyak beredar karena masyarakat ingin mengetahui berapa banyak jumlah kursi yang tersedia.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara ( BKN) selalu mengingatkan agar waspada terhadap segala jenis informasi yang berkaitan dengan rekrutmen CPNS atau PPPK.

2. Jurusan yang dibuka

Bukan hanya jumlah formasi, daftar jurusan yang akan direkrut juga turut disebarluaskan.

Biasanya, jurusan yang disebut mayoritas pendidikan dan kesehatan.

Informasi seperti ini harus diwaspadai.

Sebaiknya, tunggu informasi resmi yang diumumkan pemerintah melalui Kemenpan RB atau BKN.

3. Dokumen dan petunjuk teknis

Dokumen menjadi bagian penting dalam suatu seleksi.

Baca juga: Kapan Jadwal Pasti Penerimaan CPNS 2019? Ini Jawaban BKN

Kelengkapan dokumen turut menyumbang presentase kelulusan seseorang dalam tahap awal yaitu seleksi administrasi.

Berkaca dari tahun lalu, dokumen-dokumen juga marak disebarkan sebelum informasi resmi muncul.

Selain dokumen, muncul pula format dan susunan CPNS 2018 berbentuk buku petunjuk teknis.

4. Daftar nama

Daftar nama yang disebutkan lolos formasi tertentu juga menyebar seiring proses rekrutmen.

Banyak dari informasi mengenai hal ini meminta nama terlampir untuk datang ke acara yang berkaitan dengan seleksi.

Tak jarang ada yang meminta uang dalam besaran tertentu.

Baca juga: Hoaks Sepekan, Rekrutmen CPNS hingga Draft RUU Ketenagakerjaan

Bahkan, pernah muncul juga daftar nama yang dikatakan lolos dan akan diangkat menjadi PNS periode tertentu.

5. Surat pembekalan

Surat bodong yang seolah dikeluarkan oleh Kemenpan RB seputar pembekalan CPNS juga beberapa kali muncul.

Surat ini sekilas nampak asli karena pada bagian atasnya memuat logo Kemenpan RB.

Selain untuk pihak tertentu, kebanyakan surat seperti ini juga ditujukan kepada pejabat pemerintah daerah.

Pihak yang dituju dalam surat diminta untuk mengumumkan nama-nama yang dinyatakan lolos dan melaksanakan pembekalan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X