Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggapan PBVSI soal Kritikan Rivan Nurmulki: Bijak Menerima, Tak Akan Beri Sanksi

Kompas.com - 02/08/2023, 15:00 WIB
Ervan Yudhi Tri Atmoko

Penulis

KOMPAS.com - PBVSI bersikap bijak menanggapi kritikan yang dilontarkan oleh pemain timnas voli putra Indonesia, Rivan Nurmulki. Mereka menegaskan tidak akan memberi sanksi kepada Rivan.

Melalui Instagram pribadinya, beberapa waktu lalu Rivan Nurmulki melontarkan kritik soal minimnya dana setiap kali timnas voli Indonesia hendak mengikuti ajang internasional.

Minimnya partisipasi di turnamen internasional resmi dianggap sebagai penyebab terpentalnya timnas voli putra Indonesia dari ranking dunia.

Baca juga: PBVSI Panggil 21 Pevoli Putri Jalani Pelatnas ASEAN Grand Prix 2023

Kritik yang disampaikan Rivan Nurmulki melalui sosial media itu lantas mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Bidang Binpres PP PBVSI Loudry Maspaitella.

Loudry mengatakan bahwa tahun lalu PBVSI selaku induk olahraga voli Indonesia memang jarang mengirim timnas bertanding ke luar negeri.

Akan tetapi, saat ini kondisinya berbeda karena PBVSI telah mengirim timnas voli Indonesia mengikuti berbagai turnamen internasional.

"Saya sebagai salah satu pengurus yang intens di PBVSI, kalau isi kritikannya PBVSI jarang mengirim (timnas ke luar negeri), dan dilontarkan tahun ini, itu aneh. Kalau tahun lalu, iya benar," kata Loudry kepada Kompas.com, Rabu (2/8/2023).

"Soalnya habis SEA Games 2021 kita vakum tuh, baru ketemu lagi SEA Games 2023. Tetapi pasca-SEA Games 2023, itu kalender AVC kami ikuti semua. Mulai dari AVC Challenge, Kejuaraan Asia, Asian Games, dan kejuaraan tidak resminya AVC, SEA V League. Kita ikuti dua-duanya," imbuh setter legendaris Indonesia tersebut.

Baca juga: SEA V League 2023: Indonesia Back To Back Juara, 4 Pemain Raih Penghargaan Terbaik

Loudry menambahkan, tahun lalu ada beberapa kejuaraan yang rencananya akan diikuti oleh Indonesia tetapi batal terlaksana.

"Kalau materi kritikannya, PBVSI biasa saja. Momen (mengutarakan) kritikannya yang kurang bagus."

"Kami bingung, kami dikritik saat sudah bergerak maju. Tapi kalau tahun lalu kami terima karena benar, saya salah satu pendukung itu.

"Karena ada beberapa kejuaraan yang sudah kami create, tetapi batal tahun lalu," tutur Loudry.

Pelatih timnas voli putra Indonesia, Jiang Jie (kiri), saat makan bersama manajer timnas Loudry Maspaitella di sela-sela SEA Games 2023 Kamboja. Terkini, Loudry Maspaitella yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Binpres PP PBVSI bersikap bijak menanggapi kritikan yang disampaikan oleh Rivan Nurmulki.Dok. PBVSI Pelatih timnas voli putra Indonesia, Jiang Jie (kiri), saat makan bersama manajer timnas Loudry Maspaitella di sela-sela SEA Games 2023 Kamboja. Terkini, Loudry Maspaitella yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Binpres PP PBVSI bersikap bijak menanggapi kritikan yang disampaikan oleh Rivan Nurmulki.

Pastikan tak ada sanksi untuk Rivan

Loudry Maspaitella juga menegaskan bahwa PBVSI tidak akan menjatuhkan sanksi kepada Rivan Nurmulki usai sang pemain menyampaikan kritik di media sosial.

"Kalau untuk kritikan, saya tidak melihat respons para pengurus dari ketua umum maupun sekjen yang aktif (media sosial). Tapi kalau mengenai sampai kena sanksi, enggak lah. Kami enggak sesentimen itu."

"Kami tidak berpikir ke situ (sanksi) jauh-jauh. Semua pemain kritik kita lho, tidak ada sanksi. Bisa saja," ujar Loudry.

Baca juga: Daftar Pemain Timnas Voli Indonesia untuk SEA V League 2023, Ada Wilda dan Shella Bernadetha

Loudry juga memastikan bahwa Rivan akan tetap mendapat tempat di timnas voli putra Indonesia.

"Tetapi berbanding terbalik loh ya, kalau yang bersangkutan keberatan (gabung timnas). Misalnya, kalau mereka tidak berkenan gabung timnas dengan alasan macam-macam seperti ada acara keluarga, sakit, atau cedera. Kami tidak bisa memaksa mereka. Ini alasannya logis."

"Artinya, Rivan sama seperti pemain lain, tidak ada perlakuan khusus terhadap kritikan lain," kata Loudry Maspaitella mengakhiri.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut 'Rematch'

Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut "Rematch"

Liga Spanyol
STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Sports
Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Sports
Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Liga Inggris
Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Liga Indonesia
Kunci Borneo FC Dominasi Regular Series Liga 1 di Mata Pieter Huistra

Kunci Borneo FC Dominasi Regular Series Liga 1 di Mata Pieter Huistra

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com