Kompas.com - 23/07/2022, 07:07 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia, dalam hal ini Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia sudah menetapkan jumlah medali emas yang menjadi target pada perhelatan ASEAN Paragames 2022.

Saat Zoom diskusi terbatas Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertopik "Indonesia Bidik Juara Umum ASEAN Para-Games 2022" pada Rabu (20/7/2022), Ketua NPC Indonesia Senny Marbun mengemukakan hal itu.

ASEAN Paragames 2022 berlangsung pada 30 Juli 2022 sampai dengan 6 Agustus 2022 di Kota Solo, Jawa Tengah.

Catatan NPC Indonesia menunjukkan ada 14 cabang olahraga (cabor) pada ASEAN Paragames 2022 Solo.

Ke-14 cabang itu adalah paraatletik, parabadminton, paracatur, paraangkat besi, pararenang, paratenis meja, boccus, parapanahan, sepak bola CP, goalball, basket kursi roda, tenis kursi roda, blind judo, dan voli duduk.

Menurut Ketua NPC Indonesia Senny Marbun dalam kesempatan tersebut, Indonesia mengincar 104 medali emas.

Dari jumlah cabor itu, target raihan emas terbanyak ada di paraatletik.

Jumlahnya mencapai 35 medali emas.

Lantas, target emas di posisi kedua yakni 27 ada di cabor pararenang.

Berikutnya, paratenis meja menempati sasaran medali emas di posisi ketiga yakni 12.

Di urutan target keempat ada cabor paracatur dengan bidikan 10 medali emas.

Sementara, di urutan kelima, cabor parabadminton harus mendulang 6 emas.

Jumlah target sama, 6 emas, juga menjadi incaran cabor paraangkat berat.

3 emas mesti direbut cabor blind judo.

Kemudian, atlet parapanahan mesti merebut 2 medali emas.

Lantas, masing-masing 1 emas menjadi kewajiban cabor voli duduk, boccia, dan sepak bola CP.

Terakhir, target tanpa medali emas menjadi bagian dari goalball, basket kursi roda, dan tenis kursi roda.

Baca juga: ASEAN Paragames 2022, Blind Judo Wajib Sumbang 3 Medali Emas

Nyata

Senny Marbun lantas menyebut bahwa sepanjang keikutsertaan Indonesia di ASEAN Paragames, ada satu negara lawan terberat.

"Thailand lawan terberat," ujar Senny Marbun.

Selanjutnya, Menpora Zainudin Amali menerangkan, peringkat Indonesia terkini di paralimpiade internasional mengalami kenaikan.

Pada Paralimpiade Rio de Janeiro 2016, peringkat Indonesia ada di posisi 76.

Lantas, pada Paralimpiade Tokyo 2020 yang dilaksanakan pada 2021 gegara pandemi corona, peringkat Indonesia ada di posisi 60.

Saat ini, kata Zainudin Amali, Indonesia ada di posisi 43.

"Kenaikan peringkat ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kesetaraan penyandang disabilitas," tutur Zainudin Amali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.