Kondisi Terbaru Khaidir Anas, Atlet Gantole yang Kecelakaan Saat Berlaga di PON Papua

Kompas.com - 04/10/2021, 17:00 WIB
Pilot cabang olahraga Gantole Sumatera Barat  Khaidir Anas  tampil di perlombaan nomor ketepatan mendarat di Landasan Udara Adventies Doyo Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (24/9/2021). (Foto: PB PON XX Papua/Tagor Siagian) PB PON XX Papua/Tagor SiagianPilot cabang olahraga Gantole Sumatera Barat Khaidir Anas tampil di perlombaan nomor ketepatan mendarat di Landasan Udara Adventies Doyo Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (24/9/2021). (Foto: PB PON XX Papua/Tagor Siagian)

KOMPAS.com - Atlet gantole Khaidir Anas yang sempat mengalami kecelakaan saat bertanding di PON XX Papua 2021, Minggu (3/10/2021), kini kondisinya sudah membaik.

Meski demikian, atlet asal Sumatera Barat (Sumbar) itu harus menjalani pemeriksaan lanjutan di sebuah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Drs. Tb. Ade Lukman Djajakusuma, MEMOS.

“Hari ini kami menjenguk atlet asal Sumatera Barat atas nama (Khaidir) Anas yang beberapa waktu yang lalu terjadi kecelakaan dari cabang olahraga Gantole," ucapnya, sebagaimana dikutip dari Antara News, Senin (4/10/2021).

“Syukur Alhamdulillah bahwa kondisi sudah sangat baik dan saat ini sudah ditangani dengan baik oleh Rumah Sakit Umum Daerah di Jayapura," imbuh Ade Lukman Djajadikusuma.

Baca juga: Tenis PON Papua: Usai Kawinkan Emas Beregu, Jatim Bertekad Sapu Bersih Nomor Tunggal

Khaidir Anas mengalami kecelakaan saat berlomba di aero towing nomor lintas alam, hari Minggu kemarin, di Lapangan Terbang Adven, Doyo Baru, Kabupate Jayapura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu disebabakan karena pesawat Aeros Combat buatan Ukraina yang dikendalikan Khaidir Anas tidak stabil.

“Pesawat sudah airborne dan wing tidak stabil (goyang), karena wing semakin tidak stabil," tulis Accident Report yang ditandatangani Direktur Pertandingan Dr.Ing Aldamanda A. Lubis.

"Atas perintah Safety Officer diminta Pilot Gantole (Anas) melakukan realese (Safety)," lanjut laporan tersebut.

Namun, karena ketinggian kurang plus sayap kanan lebih terbuka, pesawat jadi mengarah ke selatan dan mendarat di atap rumah warga.

Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir Berharap PON Papua 2021 Dorong Olahraga Tanah Air Berprestasi

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.