Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Klasemen Akhir Olimpiade Tokyo - AS Juara Umum Salip China, Indonesia Ke-55

Kompas.com - 08/08/2021, 16:48 WIB
Farahdilla Puspa,
Eris Eka Jaya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Rangkaian Olimpiade Tokyo 2020 telah rampung digelar pada Minggu (8/8/2021) sore WIB.

Pesta olahraga multicabang terbesar di dunia itu ditutup dengan pertandingan final cabang olahraga polo air putra antara Yunani dan Serbia.

Bertanding di Tatsumi Water Polo Centre, Serbia menang dengan skor akhir 13-10 dan berhak atas medali emas.

Pencapaian tersebut membuat Serbia total mengoleksi sembilan medali dengan rincian 3 emas, 1 perak, dan 5 perunggu.

Baca juga: Skuad Brasil Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

Dengan total sembilan medali, Serbia mengakhiri perjuangannya di Olimpiade Tokyo 2020 di urutan ke-28 klasemen.

Adapun Amerika Serikat dipastikan menjadi juara umum Olimpiade Tokyo 2020.

Kepastian itu didapat setelah AS menambah tiga medali emas pada hari ini dari cabang olahraga bola basket putri, balap sepeda, dan voli putri.

Sebanyak dua medali emas yang diraih tim basket putri dan atlet balap sepeda, Jennifer Valente, membuat Amerika Serikat menggeser posisi China dan naik ke puncak klasemen pada siang hari tadi.

Dalam periode tersebut, Amerika Serikat dan China sama-sama mengoleksi 38 emas.

Namun, AS berhak menempati posisi pertama karena unggul jumlah medali perak.

Amerika Serikat lalu menambah satu medali emas lagi setelah timnas voli putri mereka mengalahkan Brasil dengan kemenangan dua set langsung.

Baca juga: Ringkasan 37 Medali Olimpiade Indonesia dan 41 Atlet Peraihnya

Serangkaian hasil tersebut membuat Amerika Serikat mengoleksi 39 emas dan tak mungkin lagi terkejar oleh China.

China pun gagal menambah medali emas pada hari terakhir Olimpiade Tokyo 2020 setelah petinju Li Qian kalah dari Lauren Price (Inggris Raya).

Amerika Serikat keluar sebagai juara umum Olimpiade Tokyo 2020 dengan perolehan 113 medali yang terdiri dari 39 emas, 41 perak, dan 33 perunggu.

China yang meraih total 88 medali menyusul di urutan kedua. Mereka mengoleksi 38 emas, 31 perak, dan 18 perunggu.

Sementara itu, tuan rumah Jepang finis di posisi ketiga dengan rincian 27 emas, 14 perak, dan 17 perunggu.

Baca juga: Target 40 Besar Olimpiade Tokyo Terancam Meleset, Menpora Paparkan Grand Design

Inggris Raya, ROC, Australia, Belanda, Perancis, Jerman, dan Italia secara berurutan menghuni peringkat ke-4 sampai ke-10.

Di sisi lain, Indonesia menempati posisi ke-55 pada klasemen akhir dengan koleksi 5 medali, yakni 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Medali emas Indonesia diraih dari cabor bulu tangkis melalui pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Sementara itu, medali perak dipersembahkan lifter Eko Yuli Irawan yang turun di kelas 61 kg putra cabor angkat besi.

Adapun tiga perunggu didapat oleh Windy Cantika Aisah (angkat besi), Rahmat Erwin Abdullah (angkat besi), dan Anthony Sinisuka Ginting (bulu tangkis).

Baca juga: Hari Terakhir Olimpiade Tokyo 2020, 430 Orang Terinfeksi Covid-19

Indonesia menjadi negara Asia Tenggara terbaik kedua di Olimpiade Tokyo setelah Filipina yang finis di urutan ke-50.

Sementara itu, Thailand berada di peringkat ke-59 dan Malaysia finis di posisi ke-74.

Klasemen akhir Olimpiade Tokyo 2020:

Peringkat Negara Emas Perak Perunggu Total
1 Amerika Serikat 39 41 33 113
2 China 38 32 18 88
3 Jepang 27 14 17 58
4 Inggris Raya 22 21 22 65
5 ROC 20 28 23 71
6 Australia 17 7 22 46
7 Belanda 10 12 16 36
8 Perancis 10 12 11 33
9 Jerman 10 11 16 37
10 Italia 10 10 20 40
...          
50 Filipina 1 2 1 4
...          
55 Indonesia 1 1 3 5

Untuk melihat klasemen lengkap Olimpiade Tokyo 2020 bisa mengakses tautan berikut ini >>> LINK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persija Vs Madura United: Bali Jadi Kandang, Macan Mau Tetap Garang

Persija Vs Madura United: Bali Jadi Kandang, Macan Mau Tetap Garang

Liga Indonesia
Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025, Indonesia Siap Lawan Thailand

Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025, Indonesia Siap Lawan Thailand

Sports
Rennes Vs Milan: Pioli Berani Rotasi, Kans Luka Jovic Starter Lagi

Rennes Vs Milan: Pioli Berani Rotasi, Kans Luka Jovic Starter Lagi

Liga Lain
RANS Nusantara Vs Arema FC, Sama-sama Pasang Alarm Waspada

RANS Nusantara Vs Arema FC, Sama-sama Pasang Alarm Waspada

Liga Indonesia
Hasil Inter Miami Vs Real Salt Lake 2-0: Messi Bikin Assist, Memburu Gol Corner

Hasil Inter Miami Vs Real Salt Lake 2-0: Messi Bikin Assist, Memburu Gol Corner

Liga Lain
Messi di Antara Olimpiade Paris dan Copa America 2024

Messi di Antara Olimpiade Paris dan Copa America 2024

Internasional
Persita Vs Persebaya, Andhika Ramadhani Siap Gantikan Ernando Ari

Persita Vs Persebaya, Andhika Ramadhani Siap Gantikan Ernando Ari

Liga Indonesia
Jim Ratcliffe: MU Tertinggal dari Man City-Liverpool, Ingin Jatuhkan Keduanya

Jim Ratcliffe: MU Tertinggal dari Man City-Liverpool, Ingin Jatuhkan Keduanya

Liga Inggris
RANS Vs Arema FC, Kejutan dari Greg Nwokolo

RANS Vs Arema FC, Kejutan dari Greg Nwokolo

Liga Indonesia
3 Klub Semenjana Musim Lalu yang Mendadak Istimewa di Liga 1 2023-2024

3 Klub Semenjana Musim Lalu yang Mendadak Istimewa di Liga 1 2023-2024

Liga Indonesia
Porto Libas Arsenal di Liga Champions, Conceicao Bilang 'Forza Lazio'

Porto Libas Arsenal di Liga Champions, Conceicao Bilang "Forza Lazio"

Liga Champions
Persija Vs Madura United: Macan Kemayoran Dilarang Blunder

Persija Vs Madura United: Macan Kemayoran Dilarang Blunder

Liga Indonesia
Arsenal Dibekuk Porto, Bayangan 'Kutukan' 16 Besar Liga Champions

Arsenal Dibekuk Porto, Bayangan "Kutukan" 16 Besar Liga Champions

Liga Champions
Juergen Klopp Tolak Bayern Muenchen, Cuti Setahun Setelah Liverpool

Juergen Klopp Tolak Bayern Muenchen, Cuti Setahun Setelah Liverpool

Liga Inggris
Pelatih Inter Miami Beri Sinyal Tak Izinkan Messi Bela Argentina di Olimpiade Paris

Pelatih Inter Miami Beri Sinyal Tak Izinkan Messi Bela Argentina di Olimpiade Paris

Sports
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com