Kompas.com - 04/08/2021, 23:33 WIB
Kota Banda Aceh masuk dalam wilayah PPKM dengan Pngetatan. Status ini ditetapkan Pemerintah pada pengumuman 43 kota di Indonesia masuk dalam wilayan PPKM dngan Pengetatan diluar Jawa dan Bali.****** KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMIKota Banda Aceh masuk dalam wilayah PPKM dengan Pngetatan. Status ini ditetapkan Pemerintah pada pengumuman 43 kota di Indonesia masuk dalam wilayan PPKM dngan Pengetatan diluar Jawa dan Bali.******

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Provinsi Aceh menginginkan bertengger di 15 besar peralihan medali PON XX Papua 2021.

"Kami juga punya target masuk peringkat 15 besar peralihan medali," kata Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Kamaruddin Abubakar, Rabu (4/8/2021).

Provinsi Aceh juga mengincar raihan 14 medali emas pada perhelatan PON XX Papua 2021.

Baca juga: PON XX Papua 2021, Urusan Konsumsi Penting

PON XX Papua 2021 akan berlangsung pada 2-15 Oktober 2021.

Venue PON XX Papua.Dok. Kementerian PUPR. Venue PON XX Papua.

Untuk mencapai target itu, para atlet Aceh sudah melakukan pemusatan latihan sejak 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama waktu itu pula, kata Kamaruddin, ada evaluasi atlet.

Sebagai pembanding, pada PON XIX Jawa Barat 2016, Aceh menyabet 8 medali emas, 7 perak, da 9 perunggu.

Suasana malam di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, PapuaDok Humas PLN UIW PPB Suasana malam di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua

Lantas, pada kesempatan kali ini, Aceh meloloskan 140 atlet untuk 25 cabang olahraga.

Dari total 25 cabang olahraga, Aceh mengandalkan 12 cabang sebagai tambang medali emas yakni angkat besi, atletik, tarung drajat, panahan, dan kempo.

Aceh nantinya akan diwakili atlet Nurul Akmal pada cabang angkat besi.

Nurul Akmal, atlet anglat besi putri Indonesia kelas +87 kg menjadi wakil terakhir Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021 cabang olahraga angkat besi kelas +87 kg, Senin (2/8/2021). Ia adalah lifter asal Aceh, anak petani. 
DOK. Instagram @nurulakmal_12 Nurul Akmal, atlet anglat besi putri Indonesia kelas +87 kg menjadi wakil terakhir Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021 cabang olahraga angkat besi kelas +87 kg, Senin (2/8/2021). Ia adalah lifter asal Aceh, anak petani.

Nurul Akmal ikut berlaga pada Olimpiade Tokyo 2020.

"Kami berharap, Nurul Akmal mampu mempersembahkan medali emas untuk Aceh," ungkap Kamaruddin Abubakar.

Di final angkat besi Olimpiade Tokyo 2020, Nurul Akmal, perempuan kelahiran 12 Februari 1993 ini berlaga di kelas 87 kilogram.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.