Kompas.com - 04/08/2021, 22:29 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat melepas kontingen dua pedayung putri Indonesia,  Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri di Jakarta, Selasa (20/7/2021). Dok. Kementerian PUPR.Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat melepas kontingen dua pedayung putri Indonesia, Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri di Jakarta, Selasa (20/7/2021).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Arena dayung di Teluk Youtefa, Jayapura yang sedang dalam proses penyelesaian untuk PON XX Papua 2021 punya keunikan.

Laman resmi PB PON Papua menunjukkan Nindya Karya menggarap arena dayung bersama dengan arena sepatu roda.

Total kontraknya mencapai Rp 128 miliar.

Baca juga: Pulang dari Olimpiade Tokyo 2020, Pedayung Indonesia Fokus ke PON XX Papua 2021

"Arena dayung kontraknya Rp 14 miliar," kata insinyur dari Nindya Karya Muhammad Fikri sebagaimana warta Antaranews.com, Selasa (3/8/2021).

Serbuan vaksinasi maritim TNI Angkatan Laut di atas KRI Teluk Youtefa-522 di Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (23/7/2021). Vaksinasi maritim yang dilaksanakan Kolinlamil menyasar tiga pulau yaitu Pulau Pramuak, Pulau Panggang, dan Pulau Kelapa.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Serbuan vaksinasi maritim TNI Angkatan Laut di atas KRI Teluk Youtefa-522 di Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (23/7/2021). Vaksinasi maritim yang dilaksanakan Kolinlamil menyasar tiga pulau yaitu Pulau Pramuak, Pulau Panggang, dan Pulau Kelapa.

Fikri menjelaskan, arena dayung sudah rampung 97 persen untuk pengerjaan di atas tanah reklamasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proyek di lokasi ini meliputi bangunan gudang perahu, menara finis, dan paving.

Sementara, pengerjaan menara pemantau baru sekitar 30 persen.

Menurut Muhammad Fikri, anggaran menara pemantau besarnya Rp 4 miliar.

Poster PON XX Papua 2021 dengan latar belakang Stadion Lukas Enembe.
 
DOK. Humas Kemenkominfo Poster PON XX Papua 2021 dengan latar belakang Stadion Lukas Enembe.

Fikri menambahkan, pembangunan arena dayung punya keunikan.

"Tujuh menara pemantau dibangun di atas laut," kata Muhammad Fikri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.