Sebulan Jelang Olimpiade Tokyo, Jepang Alami Penurunan Jumlah Kasus Covid-19

Kompas.com - 19/06/2021, 22:10 WIB
Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONGBiaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

TOKYO, KOMPAS.com - Data termutakhir dari pemerintah Jepang pada Sabtu (19/6/2021) menunjukkan bahwa satu bulan menjelang Olimpiade Tokyo, Jepang mengalami penurunan jumlah kasus Covid-19.

Data terkini menunjukkan bahwa di seluruh Jepang muncul 1.500 kasus corona baru.

Angka ini turun dari 7.000 kasus per hari saat puncak gelombang keempat pandemi Covid-19 terjadi pada pertengahan Mei 2021.

Baca juga: Pemerintah Tokyo Tutup Area Terbuka untuk Olimpiade Tokyo

"Angka penurunan kasus bisa dikatakan lambat," kata pernyataan pemerintah Jepang.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga mengisyaratkan agar laga-laga Olimpiade dan Paralimpik Tokyo lengkap dengan kehadiran penonton.

Kendati demikian, hal ada tidaknya penonton memang masih dalam pembicaraan berbagai pihak terkait.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, pemerintah Jepang memasukkan pertimbangan kehadiran 10.000 penonton pada pertandingan olahraga maupun konser.

Ilustrasi vaksinUnsplash Ilustrasi vaksin

Sementara itu, memulai vaksinasi bagi pekerja Olimpiade dan Paralimpik Tokyo pada Jumat (18/6/2021), pemerintah Jepang mematok target harian vaksinasi.

Lokasi vaksinasi ada di gedung utama pemerintah Kota Tokyo.

"Targetnya adalah 2.500 orang divaksinasi setiap hari," kata pernyataan Tokyo 2020.

Halaman:
Baca tentang


Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X