Vichai Srivaddhanaprabha, Pencipta Dongeng Indah Leicester City

Kompas.com - 16/05/2021, 09:40 WIB
Pemilik Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, menyaksikan laga Liga Champions antara Leicester City dan Club Brugge di Stadion King Power, Leicester, pada 22 November 2016. AFP/ PAUL ELLISPemilik Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, menyaksikan laga Liga Champions antara Leicester City dan Club Brugge di Stadion King Power, Leicester, pada 22 November 2016.

KOMPAS.com - Kisah indah kembali digoreskan oleh Leicester City. Klub berjulukan The Foxes itu berhasil meraih gelar juara Piala FA 2020-2021 usai mengalahkan Chelsea pada laga final di Stadion Wembley, Sabtu (15/5/2021) malam WIB.

Gol semata wayang Youri Tielemans pada menit ke-63 sudah cukup bagi Leicester untuk menaklukkan Chelsea. The Foxes pun berhak mengangkat trofi Piala FA musim ini.

Trofi Piala FA 2020-2021 menjadi gelar bergengsi kedua yang diraih oleh Leicester City dalam kurun waktu lima musim terakhir.

Lima tahun lalu, tepatnya pada musim 2015-2016, Leicester mengguncang sepak bola Inggris dengan meraih gelar juara Premier League.

Padahal, musim itu Leicester bukanlah tim unggulan. Pada musim sebelumnya, The Foxes bahkan hanya menempati peringkat ke-14.

Selain pemain-pemain semodel Jamie Vardy, Riyad Mahrez, dan N'Golo Kante yang tampil apik di atas lapangan, sosok di balik dongeng indah Leicester pada musim 2015-2016 adalah sang pemilik klub, Vichai Srivaddhanaprabha.

Baca juga: 5 Fakta Menarik Leicester City Juara Piala FA: Rodgers Lanjutkan Dongeng The Foxes

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Vichai yang merupakan pemilik sekaligus pemimpin King Power International Group mengakuisisi Leicester melalui konsorsium Asian Football Investments (AFI) pada 2010.

Saat itu, konglomerat asal Thailand tersebut membeli Leicester seharga 39 juta paun (sekitar Rp 781 miliar).

Adapun, Vichai menduduki jabatan sebagai chairman Leicester pada 2011 setelah chairman sebelumnya, Milan Mandaric, mengundurkan diri.

Di Leicester, Vichai menginvestasikan uangnya untuk membangun fasilitas klub. Mulai dari tempat latihan mewah hingga stadion modern dengan kapasitas 32.000 tempat duduk.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X