Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/05/2021, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Bentuk penghargaan individual dapat diberikan kepada seorang pemain sepak bola atas penampilan pada satu musim di berbagai tingkat kompetisi berbagai wilayah.

Salah satu penghargaan individu untuk pemain terbaik dunia yang diberikan setiap tahun adalah Ballon d’Or atau Bola Emas.

Penghargaan tersebut merupakan gelar rutin tahunan yang diberikan oleh majalah olahraga asal Perancis, France Football, kepada pemain terbaik dari kompetisi sepak bola dunia.

Ide awal penghargaan Ballon d’Or muncul dari jurnalis olahraga Gabriel Hanot, seiring terbentuknya kompetisi Piala Champions Eropa.

Oleh karena itu, pada mulanya penghargaan ini diberikan kepada pemain sepak bola asal benua Eropa yang dianggap menunjukkan performa terbaik.

Cara penentuan pemenang penghargaan Ballon d’Or semula dilakukan melalui pemungutan suara dari berbagai wartawan olahraga di penjuru Eropa.

Baca juga: Sejarah Ballon dOr, Simbol Pesepak Bola Terbaik Dunia

Dilansir dari laman BBC, ketentuan tersebut kemudian berubah pada 1995 dengan memasukkan seluruh pemain dengan berbagai latar belakang kebangsaan yang berkarier di kompetisi Eropa.

Format penghargaan tersebut kembali berubah pada 2007, dengan menetapkan peraih gelar bisa berasal dari kompetisi mana pun di seluruh dunia.

Begitu juga dengan proses pengambilan suara, yang kemudian melibatkan pelatih dan kapten tim nasional setiap negara anggota FIFA.

Untuk edisi penghargaan pada 2010 hingga 2015, terdapat perjanjian antara FIFA dan France Football untuk menggabungkan gelar pemain terbaik tahunannya.

Sehingga, pemenang pada edisi tersebut mendapat titel pemenang FIFA Ballon d’Or, dengan sistem pemungutan suara dengan konversi angka dari nominasi yang diberikan.

Hanya saja format penghargaan tersebut berakhir pada 2016 karena berakhirnya kerjasama kedua pihak, dan gelar Ballon d’Or kembali memakai bentuk pemungutan suara versi France Football.

Pemain pertama sepanjang sejarah yang menerima penghargaan Ballon d’Or adalah Stanley Matthews asal Inggris, yang pada 1956 membela klub Blackpool.

Jumlah gelar Ballon d’Or terbanyak hingga 2020 dimiliki oleh penyerang Barcelona asal Argentina, Lionel Messi, yakni sebanyak enam buah trofi.

Adapun, penghargaan Ballon d’Or tidak digelar untuk kali pertama sepanjang sejarah pada 2020, akibat terhentinya sejumlah kompetisi sepak bola sebagai dampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Profil Ricardo Kaka, Peraih Satu Gelar Ballon dOr

Daftar Penerima Ballon d’Or

Tahun Penghargaan Nama Pemenang Negara Asal/Klub
1956 Stanley Matthews Inggris/Blackpool
1957 Alfredo Di Stefano Spanyol/Real Madrid
1958 Raymond Kopa Perancis/Real Madrid
1959 Alfredo Di Stefano Spanyol/Real Madrid
1960 Luis Suarez Spanyol/Barcelona
1961 Omar Sivori Italia/Juventus
1962 Josep Masopust Ceko/Dukla Praha
1963 Lev Yashin Uni Soviet/Dynamo Moscow
1964 Denis Law Skotlandia/Manchester United
1965 Eusebio Portugal/Benfica
1966 Bobby Charlton Inggris/Manchester United
1967 Florian Albert Hongaria/Ferencvaros
1968 George Best Irlandia Utara/Manchester United
1969 Gianni Rivera Italia/AC Milan
1970 Gerd Mueller Jerman/Bayern Muenchen
1971 Johan Cuyff Belanda/Ajax
1972 Franz Beckenbauer Jerman/Bayern Muenchen
1973 Johan Cruyff Belanda/Barcelona
1974 Johan Cruyff Belanda/Barcelona
1975 Oleg Blokhin Uni Soviet/Dynamo Kyiv
1976 Franz Beckenbauer Jerman/Bayern Muenchen
1977 Allan Simonsen Denmark/Borussia Moenchengladbach
1978 Kevin Keegan Inggris/Hamburger SV
1979 Kevin Keegan Inggris/Hamburger SV
1980 Karl-Heinz Rummenigge Jerman/Bayern Muenchen
1981 Karl-Heinz Rummenigge Jerman/Bayern Muenchen
1982 Paolo Rossi Italia/Juventus
1983 Michel Platini Perancis/Juventus
1984 Michel Platini Perancis/Juventus
1985 Michel Platini Perancis/Juventus
1986 Igor Belanov Uni Soviet/Dynamo Kyiv
1987 Ruud Gullit Belanda/AC Milan
1988 Marco van Basten Belanda/AC Milan
1989 Marco van Basten Belanda/AC Milan
1990 Lothar Matthaeus Jerman/Internazionale Milan
1991 Jean-Pierre Papin Perancis/Olympique Marseille
1992 Marco van Basten Belanda/AC Milan
1993 Roberto Baggio Italia/Juventus
1994 Hristo Stoichkov Bulgaria/Barcelona
1995 George Weah Liberia/AC Milan
1996 Matthias Sammer Jerman/Borussia Dortmund
1997 Ronaldo Nazario Brasil/Internazionale Milan
1998 Zinedine Zidane Perancis/Juventus
1999 Rivaldo Brasil/Barcelona
2000 Luis Figo Portugal/Real Madrid
2001 Michael Owen Inggris/Liverpool
2002 Ronaldo Nazario Brasil/Real Madrid
2003 Pavel Nedved Ceko/Juventus
2004 Andriy Shevchenko Ukraina/AC Milan
2005 Ronaldinho Brasil/Barcelona
2006 Fabio Cannavaro Italia/Juventus
2007 Kaka Brasil/AC Milan
2008 Cristiano Ronaldo Portugal/Manchester United
2009 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2010 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2011 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2012 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2013 Cristiano Ronaldo Portugal/Real Madrid
2014 Cristiano Ronaldo Portugal/Real Madrid
2015 Luka Modric Kroasia/Real Madrid
2016 Cristiano Ronaldo Portugal/Real Madrid
2017 Cristiano Ronaldo Portugal/Real Madrid
2018 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2019 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2020 Ditiadakan -

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Preston North End Vs Tottenham: Brace Son Bawa Spurs ke 16 Besar!

Hasil Preston North End Vs Tottenham: Brace Son Bawa Spurs ke 16 Besar!

Liga Inggris
Hasil Bayern Vs Eintracht Frankfurt: Die Roten Hattrick 1-1, Krisis Berlanjut

Hasil Bayern Vs Eintracht Frankfurt: Die Roten Hattrick 1-1, Krisis Berlanjut

Bundesliga
Hasil Cremonese Vs Inter 1-2: Lautaro 2 Gol, Nerazzurri Geser AC Milan

Hasil Cremonese Vs Inter 1-2: Lautaro 2 Gol, Nerazzurri Geser AC Milan

Liga Italia
Link Live Streaming Man United Vs Reading, Kickoff 03.00 WIB

Link Live Streaming Man United Vs Reading, Kickoff 03.00 WIB

Liga Inggris
Presiden Persita Buka Suara soal Insiden Pelemparan Batu ke Bus Persis Solo

Presiden Persita Buka Suara soal Insiden Pelemparan Batu ke Bus Persis Solo

Liga Indonesia
Hasil Girona Vs Barcelona 0-1: Barca Menang, 100 untuk Pedri

Hasil Girona Vs Barcelona 0-1: Barca Menang, 100 untuk Pedri

Liga Spanyol
Kala Riuh Istora Bantu Leo/Daniel ke Final Indonesia Masters 2023...

Kala Riuh Istora Bantu Leo/Daniel ke Final Indonesia Masters 2023...

Badminton
Madura United Vs Persebaya: Kewaspadaan Tinggi Bajul Ijo

Madura United Vs Persebaya: Kewaspadaan Tinggi Bajul Ijo

Liga Indonesia
Krisis Hasil Arema FC: Manajer Tim Keheranan, Evaluasi Diagendakan

Krisis Hasil Arema FC: Manajer Tim Keheranan, Evaluasi Diagendakan

Liga Indonesia
Respek Rezaldi Hehanusa untuk Fan Persib: Tak Ada yang Hujat Saya

Respek Rezaldi Hehanusa untuk Fan Persib: Tak Ada yang Hujat Saya

Liga Indonesia
Legenda Bulu Tangkis Indonesia: Lee Zii Jia Kurang Latihan, Potensi Besar Sia-sia

Legenda Bulu Tangkis Indonesia: Lee Zii Jia Kurang Latihan, Potensi Besar Sia-sia

Badminton
Link Live Streaming Cremonese Vs Inter Milan, Kickoff 00.00 WIB

Link Live Streaming Cremonese Vs Inter Milan, Kickoff 00.00 WIB

Liga Italia
Cerita Perjuangan Chico ke Final Indonesia Masters 2023

Cerita Perjuangan Chico ke Final Indonesia Masters 2023

Badminton
Pernyataan Resmi Persis dan Persita Usai Insiden Pelemparan Bus di Tangerang

Pernyataan Resmi Persis dan Persita Usai Insiden Pelemparan Bus di Tangerang

Liga Indonesia
Pelatih Bangga Jojo-Chico ke Final Indonesia Masters: Ini Semua untuk Indonesia

Pelatih Bangga Jojo-Chico ke Final Indonesia Masters: Ini Semua untuk Indonesia

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+