Kompas.com - 11/05/2021, 21:00 WIB
Lionel Messi meraih trofi Ballon d'Or keenamnya pada 2019. AFP/FRANCK FIFELionel Messi meraih trofi Ballon d'Or keenamnya pada 2019.

KOMPAS.com - Bentuk penghargaan individual dapat diberikan kepada seorang pemain sepak bola atas penampilan pada satu musim di berbagai tingkat kompetisi berbagai wilayah.

Salah satu penghargaan individu untuk pemain terbaik dunia yang diberikan setiap tahun adalah Ballon d’Or atau Bola Emas.

Penghargaan tersebut merupakan gelar rutin tahunan yang diberikan oleh majalah olahraga asal Perancis, France Football, kepada pemain terbaik dari kompetisi sepak bola dunia.

Ide awal penghargaan Ballon d’Or muncul dari jurnalis olahraga Gabriel Hanot, seiring terbentuknya kompetisi Piala Champions Eropa.

Oleh karena itu, pada mulanya penghargaan ini diberikan kepada pemain sepak bola asal benua Eropa yang dianggap menunjukkan performa terbaik.

Cara penentuan pemenang penghargaan Ballon d’Or semula dilakukan melalui pemungutan suara dari berbagai wartawan olahraga di penjuru Eropa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sejarah Ballon dOr, Simbol Pesepak Bola Terbaik Dunia

Dilansir dari laman BBC, ketentuan tersebut kemudian berubah pada 1995 dengan memasukkan seluruh pemain dengan berbagai latar belakang kebangsaan yang berkarier di kompetisi Eropa.

Format penghargaan tersebut kembali berubah pada 2007, dengan menetapkan peraih gelar bisa berasal dari kompetisi mana pun di seluruh dunia.

Begitu juga dengan proses pengambilan suara, yang kemudian melibatkan pelatih dan kapten tim nasional setiap negara anggota FIFA.

Untuk edisi penghargaan pada 2010 hingga 2015, terdapat perjanjian antara FIFA dan France Football untuk menggabungkan gelar pemain terbaik tahunannya.

Sehingga, pemenang pada edisi tersebut mendapat titel pemenang FIFA Ballon d’Or, dengan sistem pemungutan suara dengan konversi angka dari nominasi yang diberikan.

Hanya saja format penghargaan tersebut berakhir pada 2016 karena berakhirnya kerjasama kedua pihak, dan gelar Ballon d’Or kembali memakai bentuk pemungutan suara versi France Football.

Pemain pertama sepanjang sejarah yang menerima penghargaan Ballon d’Or adalah Stanley Matthews asal Inggris, yang pada 1956 membela klub Blackpool.

Jumlah gelar Ballon d’Or terbanyak hingga 2020 dimiliki oleh penyerang Barcelona asal Argentina, Lionel Messi, yakni sebanyak enam buah trofi.

Adapun, penghargaan Ballon d’Or tidak digelar untuk kali pertama sepanjang sejarah pada 2020, akibat terhentinya sejumlah kompetisi sepak bola sebagai dampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Profil Ricardo Kaka, Peraih Satu Gelar Ballon dOr

Daftar Penerima Ballon d’Or

Tahun Penghargaan Nama Pemenang Negara Asal/Klub
1956 Stanley Matthews Inggris/Blackpool
1957 Alfredo Di Stefano Spanyol/Real Madrid
1958 Raymond Kopa Perancis/Real Madrid
1959 Alfredo Di Stefano Spanyol/Real Madrid
1960 Luis Suarez Spanyol/Barcelona
1961 Omar Sivori Italia/Juventus
1962 Josep Masopust Ceko/Dukla Praha
1963 Lev Yashin Uni Soviet/Dynamo Moscow
1964 Denis Law Skotlandia/Manchester United
1965 Eusebio Portugal/Benfica
1966 Bobby Charlton Inggris/Manchester United
1967 Florian Albert Hongaria/Ferencvaros
1968 George Best Irlandia Utara/Manchester United
1969 Gianni Rivera Italia/AC Milan
1970 Gerd Mueller Jerman/Bayern Muenchen
1971 Johan Cuyff Belanda/Ajax
1972 Franz Beckenbauer Jerman/Bayern Muenchen
1973 Johan Cruyff Belanda/Barcelona
1974 Johan Cruyff Belanda/Barcelona
1975 Oleg Blokhin Uni Soviet/Dynamo Kyiv
1976 Franz Beckenbauer Jerman/Bayern Muenchen
1977 Allan Simonsen Denmark/Borussia Moenchengladbach
1978 Kevin Keegan Inggris/Hamburger SV
1979 Kevin Keegan Inggris/Hamburger SV
1980 Karl-Heinz Rummenigge Jerman/Bayern Muenchen
1981 Karl-Heinz Rummenigge Jerman/Bayern Muenchen
1982 Paolo Rossi Italia/Juventus
1983 Michel Platini Perancis/Juventus
1984 Michel Platini Perancis/Juventus
1985 Michel Platini Perancis/Juventus
1986 Igor Belanov Uni Soviet/Dynamo Kyiv
1987 Ruud Gullit Belanda/AC Milan
1988 Marco van Basten Belanda/AC Milan
1989 Marco van Basten Belanda/AC Milan
1990 Lothar Matthaeus Jerman/Internazionale Milan
1991 Jean-Pierre Papin Perancis/Olympique Marseille
1992 Marco van Basten Belanda/AC Milan
1993 Roberto Baggio Italia/Juventus
1994 Hristo Stoichkov Bulgaria/Barcelona
1995 George Weah Liberia/AC Milan
1996 Matthias Sammer Jerman/Borussia Dortmund
1997 Ronaldo Nazario Brasil/Internazionale Milan
1998 Zinedine Zidane Perancis/Juventus
1999 Rivaldo Brasil/Barcelona
2000 Luis Figo Portugal/Real Madrid
2001 Michael Owen Inggris/Liverpool
2002 Ronaldo Nazario Brasil/Real Madrid
2003 Pavel Nedved Ceko/Juventus
2004 Andriy Shevchenko Ukraina/AC Milan
2005 Ronaldinho Brasil/Barcelona
2006 Fabio Cannavaro Italia/Juventus
2007 Kaka Brasil/AC Milan
2008 Cristiano Ronaldo Portugal/Manchester United
2009 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2010 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2011 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2012 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2013 Cristiano Ronaldo Portugal/Real Madrid
2014 Cristiano Ronaldo Portugal/Real Madrid
2015 Luka Modric Kroasia/Real Madrid
2016 Cristiano Ronaldo Portugal/Real Madrid
2017 Cristiano Ronaldo Portugal/Real Madrid
2018 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2019 Lionel Messi Argentina/Barcelona
2020 Ditiadakan -

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Calon Tunggal Ketua Pordasi DKI Jakarta

Ini Calon Tunggal Ketua Pordasi DKI Jakarta

Olahraga
Bentrok di 16 Besar Euro 2020, Pelatih Jerman Beri Peringatan ke Inggris

Bentrok di 16 Besar Euro 2020, Pelatih Jerman Beri Peringatan ke Inggris

Internasional
Hasil Copa America Brasil Vs Kolombia, Tim Samba Menang Dramatis

Hasil Copa America Brasil Vs Kolombia, Tim Samba Menang Dramatis

Internasional
Dua Tim Indonesia Bakal Berlaga di Wild Rift SEA Icon Series: Summer Super Cup 2021

Dua Tim Indonesia Bakal Berlaga di Wild Rift SEA Icon Series: Summer Super Cup 2021

Sports
Profil Joshua Kimmich, Pemain dengan Daya Jelajah Tertinggi di Skuad Jerman

Profil Joshua Kimmich, Pemain dengan Daya Jelajah Tertinggi di Skuad Jerman

Sports
INFOGRAFIS: Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Euro 2020, Ada Final Dini

INFOGRAFIS: Jadwal Pertandingan Babak 16 Besar Euro 2020, Ada Final Dini

Internasional
Serba-serbi 16 Negara di Babak 16 Besar Euro 2020

Serba-serbi 16 Negara di Babak 16 Besar Euro 2020

Internasional
Persib Bandung Masih Terkendala Produktivitas

Persib Bandung Masih Terkendala Produktivitas

Liga Indonesia
INFOGRAFIS: Daftar Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar Euro 2020

INFOGRAFIS: Daftar Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar Euro 2020

Internasional
Alasan Tim Bulu Tangkis Indonesia Berangkat Lebih Awal ke Olimpiade Tokyo

Alasan Tim Bulu Tangkis Indonesia Berangkat Lebih Awal ke Olimpiade Tokyo

Sports
Rekap Jelang 16 Besar Euro 2020: Italia dan Inggris Masih Suci, Belanda Produktif

Rekap Jelang 16 Besar Euro 2020: Italia dan Inggris Masih Suci, Belanda Produktif

Sports
Top Skor Euro 2020 - Ronaldo Pimpin Persaingan, Lukaku Membayangi

Top Skor Euro 2020 - Ronaldo Pimpin Persaingan, Lukaku Membayangi

Internasional
Profil Karim Benzema, Striker yang Akhiri Puasa Gol Bersama Timnas Perancis

Profil Karim Benzema, Striker yang Akhiri Puasa Gol Bersama Timnas Perancis

Sports
Cetak 109 Gol, Ronaldo Top Skor di Panggung Internasional

Cetak 109 Gol, Ronaldo Top Skor di Panggung Internasional

Internasional
Peringkat 3 Terbaik Euro 2020: Portugal-Ukraina Dapat Jatah, Siapa Tersingkir?

Peringkat 3 Terbaik Euro 2020: Portugal-Ukraina Dapat Jatah, Siapa Tersingkir?

Internasional
komentar
Close Ads X