Profil Jose Mourinho, Si Spesial Pengusung Sepak Bola Pragmatis

Kompas.com - 05/05/2021, 19:20 WIB
Jose Mourinho melakoni debutnya sebagai pelatih Tottenham Hotspur pada pertandingan West Ham vs Tottenham dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion London, 23 November 2019. AFP/ADRIAN DENNISJose Mourinho melakoni debutnya sebagai pelatih Tottenham Hotspur pada pertandingan West Ham vs Tottenham dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion London, 23 November 2019.

KOMPAS.com - Klub peserta kompetisi teratas Liga Italia (Serie A), AS Roma, mengumumkan penunjukan Jose Mourinho sebagai pelatih tim mulai musim 2021-2022 pada Selasa (4/5/2021) waktu setempat.

Pengangkatan tersebut membuat Jose Mourinho kembali berkarier di Serie A sejak kali terakhir menangani Internazionale Milan pada periode 2008 hingga 2010.

Dalam periode tersebut, Jose Mourinho mampu membawa Inter Milan merengkuh titel juara Serie A, Liga Champions, Coppa Italia, dan Supercoppa Italia.

Torehan prestasi tersebut merupakan pembuktian reputasi Jose Mourinho, yang didatangkan usai sukses membesut Chelsea di Liga Inggris dan klub Liga Portugal, FC Porto.

Saat mengawali karier di pentas Liga Inggris, muncul kalimat penuh percaya diri yang lantas membekas sebagai julukan baginya, The Special One atau Sang Spesial.

Julukan tersebut muncul dari salah satu ungkapan dirinya jelang duduk di bangku kepelatihan Chelsea pada 2004, setelah meraih gelar Liga Champions bersama Porto.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Profil Antonio Conte, Pelatih yang Bawa Inter Akhiri 11 Tahun Puasa Gelar Liga Italia

Namun, citra istimewa Jose Mourinho mulai berganti sebagai pelatih dengan pandangan pragmatisme tepatnya setelah melatih Real Madrid, untuk kemudian kembali melatih di Liga Inggris.

Jose Mourinho menerima tawaran memimpin era kepelatihan kali kedua di Chelsea, sebelum akhirnya membesut Manchester United.

Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pragmatisme diartikan sebagai kepercayaan nilai gagasan dan bergantung pada penerapannya bagi kepentingan tertentu.

Berkaitan dengan sepak bola, kepentingan utama seorang Jose Mourinho adalah mengenai hasil akhir pertandingan alias meraih kemenangan atau angka penuh.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X