Kompas.com - 12/04/2021, 23:30 WIB
Dua warga berjalan di depan logo olimpiade di Tokyo, Jepang. REUTERS via ABC INDONESIADua warga berjalan di depan logo olimpiade di Tokyo, Jepang.

TOKYO, KOMPAS.com - Dana Moneter Internasional (IMF) dalam catatan termutakhir menegaskan bahwa kendala pandemi pada Olimpiade Tokyo tak mengganggu perekonomian Jepang.

Lembaga keuangan internasional itu, lewat pernyataan Managing Director IMF Kristalina Gerogieva mengambil contoh berkenaan dengan kebijakan pelarangan kehadiran fans luar negeri datang ke Jepang.

"Dampak ekonomi karena ketidakhadiran suporter asing sangat kecil," kata Georgieva.

Menurut Georgieva, IMF sudah membuat kalkulasi mengenai dampak tersebut.

Baca juga: Olimpiade Tokyo Tetap Gaungkan Pesan Peduli Lingkungan

"Dengan dana yang disiapkan pemerintah Jepang hingga 665 miliar dollar AS, perekonomian Jepang optimistis berada di jalur pemulihan yang pas," tutur Georgieva.

Selain di Jepang, kesan optimimsme di tengah pandemi Covid-19 dikatakan juga oleh Presiden Panasonic Gobel Indonesia (PGI) Tomonobu Otsu berkenaan dengan pertemuan diler nasional (NDG).

"Kami memang berada di tahun yang penuh tantangan bagi semua," tutur Tomonobu Otsu dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/4/2021).

Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONG Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

Kendati demikian, kata Tomonobu Otsu, pihaknya sudah menjalankan dua filosofi yakni co-existing dan co-prosperity sejak 60 tahun lamanya.

"Dua filosofi itu adalah hubungan win-win kemitraan Panasonic dan Gobel," ucap Tomonobu Otso.

Pada masa-masa sulit seperti ini, lanjut Tomonobu Otsu, Panasonic tetap menjalankan inovasi-inovasi mulai dari kualitas udara untuk kehidupan (Quality Air for Life) serta inovasi untuk menjaga kualitas pangan sehingga kesegaran, gizi, nutrisi, dan cita rasa makanan dapat dipertahankan.

Pekerja mengepak AC di Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) Jakarta Timur, Selasa (16/3/2021). 

Panasonic Indonesia mengekspor AC ramah lingkungan ke Nigeria menggunakan merek Panasonic dan mencantumkan tulisan buatan Indonesia. Kompas.com/JOSEPHUS PRIMUS Pekerja mengepak AC di Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) Jakarta Timur, Selasa (16/3/2021). Panasonic Indonesia mengekspor AC ramah lingkungan ke Nigeria menggunakan merek Panasonic dan mencantumkan tulisan buatan Indonesia.

Inovasi lainnya adalah pada produk audio visual untuk menunjang aktivitas di masa kenormalan baru seperti sekarang.

Tomonobu Otsu juga menambahkan pihaknya meningkatkan inovasi di bidang memasak makanan pada masa kenormalan baru.

Segala inovasi itu, lanjut Tomonobu Otsu, mendapat dukungan dari peningkatan pelayanan kepada konsumen.

"Kami optimistis terus bergerak maju dan beradaptasi dengan setiap perubahan pada situasi sulit saat ini," pungkas Tomonobu Otsu.

Panasonic Gobel Indonesia (PGI) meluncurkan dispenser NY-WDB83MK dan NY-WDB83MW berteknologi penekan pertumbuhan bakteri, menghilangan rasa tidak enak, dan mempertahankan pH air.


Panasonic Gobel Indonesia Panasonic Gobel Indonesia (PGI) meluncurkan dispenser NY-WDB83MK dan NY-WDB83MW berteknologi penekan pertumbuhan bakteri, menghilangan rasa tidak enak, dan mempertahankan pH air.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X