Kompas.com - 27/02/2021, 23:18 WIB
Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/KYODOWarga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

TOKYO, KOMPAS.com - Dalam informasi terkininya, penyelenggara Olimpiade Tokyo yakni Tokyo 2020 menyampaikan keinginan CEO, Seiko Hashimoto.

"Saya ingin agar Olimpiade Tokyo dihadiri penonton meski dalam jumlah terbatas," tuturnya.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Selandia Baru Incar Medali Emas dari Tolak Peluru

Namun begitu, Seiko Hashimoto tetap mengingatkan bahwa pihaknya tetap akan mengikuti perkembangan pencegahan meluasnya pandemi Covid-19.

Sementara, pemerintah Jepang berencana mencabut kebijakan larangan masuk untuk atlet asing usai kebijakan darurat Covid-19 berakhir pada 7 Maret 2021.

Ilustrasi penumpang pesawat, bepergian di tengah pandemi virus corona.Shutterstock Ilustrasi penumpang pesawat, bepergian di tengah pandemi virus corona.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X