Pemerintah Jepang Diklaim Sepakat Batalkan Olimpiade Tokyo 2020

Kompas.com - 22/01/2021, 17:20 WIB
Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun
AFP PHOTO/PHILIP FONGBiaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun

KOMPAS.com - Pemerintah Jepang dikabarkan secara pribadi telah sepakat membatalkan Olimpiade Tokyo 2020.

Hal tersebut dikabarkan oleh The Times pada Kamis (21/1/2021) yang mengklaim para tokoh senior dalam pemerintah Jepang telah setuju Olimpiade batal digelar.

Adapun faktor yang membuat Olimpade akan batal adalah pandemi Covid-19 yang masih merebak di Negeri Samurai itu.

"Tidak ada yang ingin menjadi yang pertama mengatakannya, tetapi dengan keadaan sekarang jelas itu terlalu sulit," kata salah satu sumber soal penyelenggaran Olimpiade.

"Secara pribadi, saya rasa itu tidak akan terjadi."

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Optimisme Mantan Petinggi Komite Olimpiade Internasional

Sementara itu, kabar tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach, yang bersikeras Olimpiade akan tetap dilanjutkan pada Juli 2021.

"Saat ini, kami tidak memiliki alasan apapun untuk percaya bahwa Olimpiade di Tokyo tidak akan digelar pada tanggal 23 Juli di Stadion Olimpiade di Tokyo," kata Bach sebelum kabar pembatalan muncul.

"Inilah sebabnya mengapa tidak ada rencana B dan inilah mengapa kami berkomitmen penuh untuk membuat Olimpiade ini aman dan sukses."

Jepang sendiri telah menunjukkan kasus positif Covid-19 yang sangat pesat dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Atlet Suarakan Harapannya

Bahkan, kasus yang muncul sering kali memecahkan rekor harian yang membuat negeri mereka kian memprihatinkan.

Hal tersebut pun membuat mayoritas masyarakat (80 persen) Jepang sepakat Olimpade Tokyo dibatalkan, melalui survei yang baru-baru ini dilakukan Kyodo News.

Sementara itu, Thomas Bach menyatakan apabila Olimpade memang harus ditunda lagi, maka Tokyo 2020 akan dibatalkan dan pesta olahraga tersebut langsung dilompat ke event selanjutnya.

Jika demikian, Jepang dikabarkan akan mencari slot berikutnya yang tersedia pada Olimpiade 2032.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X