Olimpiade Tokyo, Ini Masa Sulit bagi Penyelenggara

Kompas.com - 13/01/2021, 22:02 WIB
Obor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo. AFP/BEHROUZ MEHRIObor Olimpiade 2020 saat dipamerkan ke publik pada 1 Juni 2019 di Tokyo.

TOKYO, KOMPAS.com - Presiden Komite Olimpiade Tokyo Yoshiro Mori mengatakan jelang pelaksanaan Olimpiade dan Paralimpik Tokyo 2021 akan ada masa sulit bagi penyelenggara lantaran pandemi corona yang belum terkendali di Jepang.

Jepang akan tetap melangsungkan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021 sampai dengan 8 Agustus 2021.

Sementara itu, Paralimpik Tokyo akan berlangsung mulai 24 Agustus 2021 hingga 5 September 2021.

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Tokoh Ini Pendukung Optimisme PM Jepang

Seluruh pemangku kepentingan, aku Mori, memang tengah menghadapi kondisi tak menentu lantaran Jepang kembali mencatatkan lonjakan jumlah terinfeksi virus Covid-19.

Saat ini, Tokyo pun berstatus darurat hingga 8 Februari 2021.

Ilustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19Shutterstock/PalSand Ilustrasi vaksin virus corona, vaksin Covid-19

"Masa antara Februari hingga Maret adalah saat kami bakal mengalami masa sulit untuk mengambil keputusan," kata Yoshiro Mori.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga optimistis pihaknya pasti menyelenggarakan Olimpiade Tokyo pada 2021.

"Kami secara tegas memastikan bahwa Olimpiade tetap berlangsung," imbuhnya.

Jepang sendiri bakal melakukan vaksinasi pada Februari mendatang.



Sumber Kyodonews
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X