Kompas.com - 10/01/2021, 20:40 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainuddin Amali saat membuka gelaran Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Grand Design Keolahragaan Nasional di Hotel JW Marriot, Surabaya, Sabtu (09/01/2020) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuMenteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainuddin Amali saat membuka gelaran Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Grand Design Keolahragaan Nasional di Hotel JW Marriot, Surabaya, Sabtu (09/01/2020) malam.

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali secara resmi membuka gelaran Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Grand Design Keolahragaan Nasional di Hotel JW Marriot, Surabaya, Sabtu (09/01/2020) malam.

Pembukaan tersebut merupakan puncak acara. Sebelumnya, Kemenpora sudah berkeliling ke beberapa daerah untuk menghimpun saran dan masukan dari tenaga ahli, pakar, kalangan akademisi, sampai masyarakat umum.

Tujuannya demi menciptakan cetak biru pembinaan olahraga Tanah Air yang unggul dan memiliki daya saing level dunia.

Baca juga: Piala Dunia U20 2021 Dibatalkan, Menpora: Pemerintah Sudah Berusaha Maksimal

“Ini adalah etape terakhir setelah kami berkeliling ke beberapa Perguruan Tinggi dan provinsi yang juga menghimpun masukan dari masyarakat, sekaligus membedah great design olahraga nasional,” kata Zainudin Amali.

"Begitu menjadi final maka ini adalah hasil semua, bukan dari hasil Kemenpora saja tetapi dari semua stakeholder termasuk Pemerintah,” imbuhnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainuddin Amali saat membuka gelaran Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Grand Design Keolahragaan Nasional di Hotel JW Marriot, Surabaya, Sabtu (09/01/2020) malam.KOMPAS.com/Suci Rahayu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainuddin Amali saat membuka gelaran Focus Group Discussion (FGD) Finalisasi Grand Design Keolahragaan Nasional di Hotel JW Marriot, Surabaya, Sabtu (09/01/2020) malam.

Menpora berusia 58 tahun ini menyampaikan kegiatan tersebut merupakan upaya dari Pemerintah untuk memperbaiki sistem keolahragaan nasional.

Dia menilai Indonesia tidak pernah kekurangan talenta yang memiliki daya saing tinggi.

Namun, ada saja kelemahan yang membuat talenta-talenta tersebut tidak bisa melejit sempurna.

Karena itu, dengan mengajak keterlibatan banyak pihak diharapkan mampu mencari solusi untuk memaksimalkan potensi-potensi anak bangsa.

Baca juga: Tanggapan Menpora Terkait Pembatalan Piala Dunia U20 2021

 

Caranya dengan merumuskan satu grand design juara yang mampu menjadi fondasi olahraga nasional.

Cara ini juga menciptakan transparansi. Sehingga publik bisa mengawal secara langsung perkembangan olahraga Indonesia.

“Maka hasil dari produk ini diketahui oleh semua orang dan pada saat implementasi nanti tidak boleh ada orang yang mengatakan ‘oh saya tidak tahu kok tiba-tiba sudah ada ini’.".

“jadi ini semua terlibat, itu sebabnya kami berkeliling ke beberapa Perguruan Tinggi dan tiap daerah,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X