Kerap Dirugikan, Persipura Jayapura: Apa Salah Kami PSSI?

Kompas.com - 19/12/2020, 15:55 WIB
Pemain perwakilan pesepak bola dari klub Persipura Jayapura saat parade jersey dalam acara press conference dan launching Shopee Liga 1 2020, Senin (24/2/2020). Kompetisi sepak bola Liga 1 musim 2020 akan diikuti 18 klub di Indonesia yang berlangsung dari 29 Februari hingga 1 November 2020, dan akan dibuka dengan laga Persebaya Surabaya vs Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (29/2/2020). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPemain perwakilan pesepak bola dari klub Persipura Jayapura saat parade jersey dalam acara press conference dan launching Shopee Liga 1 2020, Senin (24/2/2020). Kompetisi sepak bola Liga 1 musim 2020 akan diikuti 18 klub di Indonesia yang berlangsung dari 29 Februari hingga 1 November 2020, dan akan dibuka dengan laga Persebaya Surabaya vs Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (29/2/2020).

 

KOMPAS.com - Persipura Jayapura naik pitam karena kembali dirugikan PSSI setelah tidak ditetapkan sebagai wakil Indonesia di Piala AFC 2021.

Kejengkelan tim Mutiara Hitam bermula usai PSSI memutuskan Bali United dan Persija Jakarta untuk menjadi wakil Indonesia di kompetisi prestius kedua antarklub Asia tersebut.

Sejatinya, Persipura tak mempersalahkan penunjukkan Bali United yang merupakan juara Liga 1.

Akan tetapi, mereka tak terima jika Persija Jakarta akan berlaga di Piala AFC 2021.

Baca juga: Bali United dan Persija Resmi Wakili Indonesia di Piala AFC 2021

Pasalnya, Persija ditetapkan sebagai wakil Indonesia di Piala AFC dengan predikat sebagai runner up Piala Indonesia.

Persipura pun menilai hal tersebut tak masuk akal, karena tidak sesuai dengan pasal 9 ayat 1 Entry Manual for AFC Club Competition 2021.

Adapun isi pasal sembilan yang menentukan tingkatan klub partisipan sebagai dasar pemilihan perwakilan klub: 9.1.1 klub juara liga domestik, 9.1.2 juara piala domestik, 9.1.3 runner-up liga domestik, 9.1.4 peringkat tiga liga domestik, dan peringkat keempat liga domestik.

Jika melihat isi dari pasal 9 yang dirumuskan AFC, jelas keputusan PSSI yang menunjuk Persija Jakarta tidak sesuai dengan aturan kompetisi.

Dalam aturan ini sendiri seharusnya wakil Indonesia lain yang tampil adalah PSM Makassar sebagai juara Piala Indonesia 2019.

Namun, karena PSM tak lolos lisensi AFC klub, jatah tersebut jatuh ke Persebaya Surabaya sebagai runner-up di Liga 1 2019.

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X