Polri Tak Beri Izin Liga 1 dan Liga 2 2020 Digelar, Berikut Alasannya

Kompas.com - 29/09/2020, 00:52 WIB
Pemain asing Persebaya Surabaya, Aryn Williams mengganggu pemain Persik Kediri yang membawa bola pada pekan 1 Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain asing Persebaya Surabaya, Aryn Williams mengganggu pemain Persik Kediri yang membawa bola pada pekan 1 Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam.

KOMPAS.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Polri) tidak memberikan izin bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 2020 di tengah masa pandemi Covid-19.

Melansir dari TribunNews.com pada Senin (28/9/2020), Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, mengatakan bahwa pihaknya tidak memberikan izin terkait kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 musim ini.

Setidaknya ada tiga alasan mengapa Polri tidak memberikan izin bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 2020.

Menurut penuturan Argo, salah satu alasan tidak mengizinkan Liga 1 dan Liga 2 2020 digulirkan kembali adalah situasi pandemi Covid-19 yang masih terus meningkat.

Baca juga: Kekhawatiran Persib Jelang Bergulirnya Liga 1

"Terkait Liga Indonesia Baru 1 dan 2 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 1 Oktober 2020, Polri tidak mengeluarkan izin keramaian dengan pertimbangan situasi pandemi Covid-19 masih terus meningkat, jumlah masyarakat yang terinfeksi," ucap Argo.

"Polri sudah mengeluarkan maklumat dan penegasan tidak akan keluarkan izin keramaian di semua tingkatan," ujarnya menambahkan.

"Polri bersama TNI serta stakeholder terkait sedang konsentrasi mendukung kebijakan pemerintah, melakukan operasi yustisi di semua jajaran," tandasnya.

Terkait tidak terbitnya izin dari Polri soal kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Baca juga: Jelang Liga 1 dan Liga 2 Dilanjutkan, LIB Bentuk Tim Khusus Tangani Covid-19

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan bahwa ia bersama Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, dan Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita akan mengadakan rapat terkait kelanjutan Liga 1 2020.

Sedianya, lanjutan Liga 1 2020 akan dimulai pada 1 Oktober 2020.

Lanjutan kompetisi kasta teratas Liga Indonesia itu akan dibuka dengan duel PSS Sleman vs Persik Kediri di Stadion Maguwoharjo.

Awalnya, diumumkan bahwa lanjutan Liga 1 musim ini akan dibuka dengan partai PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya.

Baca juga: Duel PSS Vs Persik Jadi Partai Pembuka Lanjutan Liga 1 2020

Namun, setelah menyimak perkembangan, partai pembuka diubah menjadi PSS vs Persik.

Sementara itu, terkait persiapan menjelang laga pekan keempat Liga 1 2020, baik PSS maupun Persik sudah melakukan persiapan.

Dalam sebulan terakhir, kedua tim sudah mengumpulkan semua pemain dan menggelar latihan menjelang lanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Artikel ini telah tayang di TribunNews.com dengan judul "Breaking News: Polri Tak Beri Izin Liga 1 dan Liga 2 Digelar"



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X