Jepang Tandai Satu Tahun Mulai Penundaan Olimpiade Tokyo

Kompas.com - 23/07/2020, 14:59 WIB
Logo Olimpiade Tokyo 2020 ShutterstockLogo Olimpiade Tokyo 2020

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang menandai satu tahun mulai penundaan Olimpiade Tokyo pada Kamis (23/7/2020).

Baca juga: Gelombang Baru Infeksi Corona Ancam Olimpiade Tokyo

Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).ANTARA FOTO/REUTERS/KYODO Warga dengan masker pelindung menjaga dari penularan virus COVID-19, mengantre secara berjarak untuk menyaksikan api Olimpiade saat tur Reli Api Olimpiade Tokyo 2020 di Fukushima, Jepang, Selasa (24/3/2020).

Sedianya, jika tak ada pandemi corona, hari ini adalah hari pertama pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020.

Ilustrasi penumpang pesawat, bepergian di tengah pandemi virus corona.Shutterstock Ilustrasi penumpang pesawat, bepergian di tengah pandemi virus corona.

Rencananya, Olimpiade Tokyo 2020 dihadiri oleh 11.000 atlet.

Ilustrasi: virus corona juga merebak di Eropa. Warga-warga mengenakan masker.Shutterstock Ilustrasi: virus corona juga merebak di Eropa. Warga-warga mengenakan masker.

"Mereka berasal dari 200 negara dan kawasan," kata pernyataan Komite Olimpiade Jepang.

Penundaan ini termasuk juga penundaan Paralimpik Tokyo 2020.

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona

Pada 2021 nanti, Olimpiade Tokyo 2020 dilaksanakan mulai 23 Juli hingga usai pada 8 Agustus.

Ilustrasi penyebaran virus coronaShutterstock Ilustrasi penyebaran virus corona

Terdapat 33 cabang olahraga dilombakan dengan 339 pertandingan.

Bendera Olimpiade Tokyo 1940 yang batal bergulir. Pada Selasa (24/3/2020) dini hari WIB, Olimpiade Tokyo 2020 dilaporkan bakal dibatalkan, pertama kali Olimpiade ditunda sejak Perang Dunia Kedua.WIKIPEDIA Bendera Olimpiade Tokyo 1940 yang batal bergulir. Pada Selasa (24/3/2020) dini hari WIB, Olimpiade Tokyo 2020 dilaporkan bakal dibatalkan, pertama kali Olimpiade ditunda sejak Perang Dunia Kedua.

Sementara, tahun depan, Paralimpik Tokyo 2020 berlangsung pada 24 Agustus sampai dengan 5 September.

Atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan. Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko meraih medali perak kelas 62 kilogram. 


Kompas.com/Josephus Primus Atlet angkat besi Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020 Eko Yuli Irawan. Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Eko meraih medali perak kelas 62 kilogram.

Sampai dengan sekarang, pandemi Covid-19 masih menjadi perhatian di tengah penundaan Olimpiade Tokyo 2020.

Tercatat, ada 10.000 kasus corona dengan 795 penambahan terinfeksi dalam sehari.


Sumber Kyodo News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X