Penundaan Olimpiade Tokyo, Ini Suara Para Relawan

Kompas.com - 03/05/2020, 21:29 WIB
Bendera Olimpiade Tokyo 1940 yang batal bergulir. Pada Selasa (24/3/2020) dini hari WIB, Olimpiade Tokyo 2020 dilaporkan bakal dibatalkan, pertama kali Olimpiade ditunda sejak Perang Dunia Kedua. WIKIPEDIABendera Olimpiade Tokyo 1940 yang batal bergulir. Pada Selasa (24/3/2020) dini hari WIB, Olimpiade Tokyo 2020 dilaporkan bakal dibatalkan, pertama kali Olimpiade ditunda sejak Perang Dunia Kedua.

TOKYO, KOMPAS.com - Penundaan Olimpiade Tokyo hingga 2021 ternyata menyisakan banyak masalah.

Satu yang mencuat ke permukaan adalah kerja para relawan yang ikut-ikutan tertunda.

Tercatat, sudah ada 80.000 relawan yang awalnya bakal bertugas di seluruh lokasi penyelenggaraan Olimpiade.

Baca juga: Dampak Penundaan Olimpiade Tokyo terhadap Persiapan Praveen/Melati

Penundaan membuat mereka khawatir tidak punya waktu sama untuk bertugas pada 2021.

"Penundaan itu membuat saya kesulitan mengatur jadwal bekerja," kata salah seorang relawan yang tak disebut namanya.

Ilustrasi virus corona, SARS-CoV-2, Covid-19Shutterstock Ilustrasi virus corona, SARS-CoV-2, Covid-19

Sementara, seorang relawan belia mengatakan,"Tahun depan saya tidak bisa bertugas menjadi relawan karena harus mencari kerja."

Lantas ada juga seorang relawan perempuan berusia 33 tahun dari Kawaguchi di Prefektur Saitama, utara Tokyo.

Jadwal bertugasnya adalah di lokasi tenis meja Paralimpik.

Obor Olimpiade diarak pada acara penyerahan api Olimpiade untuk Olimpiade Tokyo 2020 pada 19 Maret 2020. Seremoni diadakan tanpa penonton sebagai langkah pencegahan dari penyebaran virus corona.AFP/ARIS MESSINIS Obor Olimpiade diarak pada acara penyerahan api Olimpiade untuk Olimpiade Tokyo 2020 pada 19 Maret 2020. Seremoni diadakan tanpa penonton sebagai langkah pencegahan dari penyebaran virus corona.

"Tahun depan saya tidak bisa karena harus mengatur ulang jadwal saya mengurus bayi," ujarnya.

Seorang relawan berusia 57 tahun asal Zushi, Prefektur Kanagawa, barat daya Tokyo mengatakan juga mengungkapkan hal sama.

Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020twitter Logo Olimpiade Tokyo 2020 beserta Olimpiade Paralimpik Tokyo 2020

Semestinya bertugas di Yokohama untuk cabang bisbol dan sofbol, pria ini keberatan bila harus mengorbankan pekerjaan utamanya tahun depan.

Sebelumnya, ada 200.000 orang mendaftar sebagai relawan.

Dari jumlah itu, dipilih 80.000 orang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Kyodo News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X