Cerita Kapten Persib Dua Kali Merasakan Penghentian Kompetisi

Kompas.com - 05/04/2020, 17:00 WIB
Supardi Nasir resmi perpanjang kontrak bersama Persib Bandung. Dok. PERSIB BANDUNGSupardi Nasir resmi perpanjang kontrak bersama Persib Bandung.

KOMPAS.com - Kompetisi kasta tertinggi Indonesia, Shopee Liga 1 2020, saat ini sedang berhenti sementara lantaran masa darurat pandemi virus corona.

Persib Bandung dan klub-klub Shopee Liga 1 2020 lainnya terpaksa meliburkan aktivitas rutin mereka dan para pemain bisa melakukan latihan secara mandiri di rumah masing-masing.

Kondisi ini mengingatkan kapten Persib, Supardi Nasir Bujang, saat tahun 2015 silam.

Kala itu, liga kasta tertinggi Indonesia terpaksa harus dihentikan karena PSSI dibekukan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Baca juga: Robert Alberts Rutin Menelepon Pemain Persib Selama Libur Kompetisi

Alhasil, klub-klub mengalami kerugian secara finansial.

Kendati dua kali merasakan kompetisi di Indonesia berhenti, Supardi mengungkapkan perbedaan.

Selain itu, penghentian kali ini merupakan maslahat bagi masyarakat Indonesia bahkan dunia.

"Sebagai pelaku sepakbola di lapangan tentunya kami sedih harus menerima kenyataan penghentian lagi," kata Supardi dikutip laman resmi Persib.

Baca juga: Shopee Liga 1 2020 Libur, Gelandang Persib Senang Sekaligus Rindu

"Walaupun berat kami tetap harus jalani. Penghentian kedua ini lebih berat, tapi harus diingat di balik musibah ada hikmah yang baik," ungkap dia secara positif.

Bagi kapten Persib itu, Shopee Liga 1 2020 libur bukan karena permasalahan internal, melainkan kondisi alam semesta dalam masa darurat.

Dia berharap, pandemi cirus corona atau Covid-19 segera berakhir, dunia kembali pulih, dan kompetisi sepak bola kembali menghibur masyarakat.

"Karena ini untuk kemaslahatan dan kebaikan orang banyak, kesehatan dan keselamatan," ujar Supardi.

Baca juga: Latihan Online Persib Bandung U16 Terinspirasi dari Tottenham Hotspur

"Kami pasti mendukung kebijakan pemerintah, walaupun berat. Kami akan jalani. Semoga wabah ini segera berakhir," tandas dia.

Hingga Minggu (5/4/2020) lebih dari 1,2 penduduk di dunia terjangkit positif Covid-19. 64.734 di antaranya meninggal dunia. Kabar baiknya, 246.648 orang berhasil sembuh.

Di Indonesia, 2.092 kasus positif virus corona terjadi, 191 di antaranya meninggal dunia dan 150 orang berhasil sembuh.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X