Robin van Persie Ungkap Perbedaan Transfer Man United dan Liverpool

Kompas.com - 02/04/2020, 20:00 WIB
Juergen Klopp (kiri) bersalaman dengan Ole Gunnar Solskjaer (kanan) usai pertandingan antara Manchester United vs Liverpool, Minggu (20/10/2019) twitterJuergen Klopp (kiri) bersalaman dengan Ole Gunnar Solskjaer (kanan) usai pertandingan antara Manchester United vs Liverpool, Minggu (20/10/2019)

KOMPAS.com - Robin van Persie mengungkapkan bahwa ada perbedaan yang cukup mencolok antara Manchester United dan Liverpool dalam hal transfer pemain.

Menurut Van Persie, Liverpool mendatangkan pemain-pemain sesuai dengan kebutuhan taktik Juergen Klopp.

Hasilnya, pemain-pemain yang didatangkan pada era Klopp seperti Mohamed Salah, Alisson Becker, dan juga Virgil van Dijk mampu mendatangkan kesuksesan bagi Liverpool.

Di bawah komando Klopp, Liverpool sukses meraih gelar Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

Pada musim ini, Liverpool juga mendominasi Liga Inggris, sebelum ditunda akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Keputusan Sir Alex Ferguson yang Buat Van Persie Kecewa di Man United

Van Persie kemudian melihat hal yang berbeda pada kebijakan transfer Manchester United, yang notabene merupakan mantan klubnya.

Eks penyerang timnas Belanda itu menilai, Manchester United melakukan perjudian dengan memboyong pemain-pemain berlabel bintang.

Namun, bintang-bintang yang didatangkan Manchester United tidak mampu memberikan penampilan sesuai yang diharapkan.

"Jika Anda membandingkan itu (transfer Manchester United) dengan Liverpool, Juergen Klopp mendatangkan pemain-pemain yang sesuai dengan filosofinya, bukan dari nilai pasarnya," ungkap Van Persie seperti dikutip dari Mirror.

Baca juga: Pengkhianatan Coutinho ke Barcelona Warnai Evolusi Liverpool

"Liverpool membangun tim berdasarkan proyek yang dimiliki pelatih. Di Manchester United, mereka berjudi dengan pemain-pemain bintang seperti Paul Pogba dan Alexis Sanchez," imbuh Van Persie.

Lebih lanjut Van Persie menjelaskan bahwa kebijakan transfer pemain seperti yang dilakukan Manchester United sejatinya sangat berisiko.

"Itu merupakan sesuatu yang berisiko. Ketika ada pemain cedera atau tidak sesuai dengan kebutuhan tim, maka itu akan menjadi masalah," tutur Van Persie.

Baca juga: Man United Bakal Buang Banyak Uang saat Alexis Sanchez Kembali

"Sementara itu, Liverpool memiliki filososfi. Itu menciptakan kekuatan kolektif yang sangat besar," ujar Van Persie.

Meski mengkritik kebijakan transfer Manchester United yang disebutnya tidak efektif, Van Persie tetap berharap Ole Gunnar Solskjaer bisa menemukan formula yang tepat bagi tim berjuluk The Red Devils tersebut.

"Tantangan Manchester United saat ini berada di pundak Ole Gunnar Solskjaer. Saya berharap dia bisa menemukan filosofinya sendiri," kata Van Persie mengakhiri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Mirror
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Ante Rebic: Dulu Dicadangkan, Sekarang Jadi Predator AC Milan

Profil Ante Rebic: Dulu Dicadangkan, Sekarang Jadi Predator AC Milan

Liga Italia
Arsenal Vs Leicester, Arteta Tetap Bangga meski Timnya Gagal Menang

Arsenal Vs Leicester, Arteta Tetap Bangga meski Timnya Gagal Menang

Sports
Provokasi Gagal Ronaldo ke Ibrahimovic, Berujung ke Dua Senyuman Lebar

Provokasi Gagal Ronaldo ke Ibrahimovic, Berujung ke Dua Senyuman Lebar

Liga Italia
Manajemen Arema FC Tak Keberatan Bila Pemain Tolak Renegosiasi Kontrak

Manajemen Arema FC Tak Keberatan Bila Pemain Tolak Renegosiasi Kontrak

Liga Indonesia
5 Laga Tanpa Kalah, AC Milan Mendekat ke 4 Besar Klasemen Liga Italia

5 Laga Tanpa Kalah, AC Milan Mendekat ke 4 Besar Klasemen Liga Italia

Sports
Bosan Menunggu Kompetisi, Pemain Asing Tira Persikabo Pamit

Bosan Menunggu Kompetisi, Pemain Asing Tira Persikabo Pamit

Liga Indonesia
Top Skor Liga Italia - Bobol Gawang AC Milan, Ronaldo Ancam Posisi Immobile

Top Skor Liga Italia - Bobol Gawang AC Milan, Ronaldo Ancam Posisi Immobile

Liga Italia
Klasemen Liga Italia Usai Tim-tim 3 Besar Tumbang Semua

Klasemen Liga Italia Usai Tim-tim 3 Besar Tumbang Semua

Sports
Tak Bisa Juara Seperti Sang Kakak, Simone Inzaghi Ungkap Alasan Lazio Keok

Tak Bisa Juara Seperti Sang Kakak, Simone Inzaghi Ungkap Alasan Lazio Keok

Liga Italia
Berjasa bagi Tanah Kelahiran, Nama Ayah Khabib Akan Diabadikan

Berjasa bagi Tanah Kelahiran, Nama Ayah Khabib Akan Diabadikan

Sports
Jamu Tamu, 3 Klub Inggris Dapat Pengecualian

Jamu Tamu, 3 Klub Inggris Dapat Pengecualian

Liga Inggris
Klasemen Liga Spanyol: Valencia Dekati Liga Europa, Atletico Mentok

Klasemen Liga Spanyol: Valencia Dekati Liga Europa, Atletico Mentok

Liga Spanyol
Pemkot Surabaya Pastikan Covid-19 Tak Ganggu Persiapan Venue Piala Dunia U20

Pemkot Surabaya Pastikan Covid-19 Tak Ganggu Persiapan Venue Piala Dunia U20

Liga Indonesia
Tiga Perhelatan Olahraga di Inggris Dapat Pengecualian, tapi...

Tiga Perhelatan Olahraga di Inggris Dapat Pengecualian, tapi...

Liga Inggris
Ronaldo pada Laga AC Milan Vs Juventus, dari Pahlawan Menjadi Pesakitan

Ronaldo pada Laga AC Milan Vs Juventus, dari Pahlawan Menjadi Pesakitan

Sports
komentar
Close Ads X