Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Olivier Giroud, Penghapus "Kutukan" Nomor 9 AC Milan?

KOMPAS.com - Selama ini, nomor 9 AC Milan dianggap sebagai nomor "terkutuk". Kini, Olivier Giroud mencoba menghapus kutukan tersebut.

Sejak Filippo Inzaghi pensiun pada akhir musim 2011-2012, telah banyak penyerang yang memakai nomor 9 AC Milan.

Alexandre Pato, Fernando Torres, Gonzalo Higuain, Krzysztof Piatek, dan Mario Mandzukic adalah beberapa nama striker top yang pernah mengenakan nomor 9 AC Milan sepeninggal Inzaghi.

Namun, para pemakai nomor 9 itu tidak ada yang benar-benar bisa memenuhi harapan AC Milan akan seorang penyerang tajam layaknya Inzaghi.

Pato yang berganti dari nomor 7 ke 9 pada musim 2012-2013 justru lebih banyak berkutat dengan cedera sehingga dilepas ke Corinthians pada pertengahan musim.

Nasib hampir sama dialami oleh Krzysztof Piatek. Penyerang Polandia ini mampu tampil tajam ketika memakai nomor 19, di mana ia mencetak 9 gol dari 18 penampilan pada paruh kedua Serie A musim 2018-2019.

Namun, ketika berganti ke nomor 9 pada musim berikutnya, Piatek kehilangan tajinya dengan cuma menjaringkan 4 gol dari 18 laga kompetisi teratas Liga Italia. Ia akhirnya dilepas ke Hertha Berlin pada Januari 2020.

"Saya pikir ada sesuatu yang bersifat supernatural, semacam mantra," kata seorang pendukung AC Milan, Benedetta Radaelli, soal "kutukan" nomor 9, seperti dikutip dari Bleacher Report, medio April 2020.

"Sejak Filippo Inzaghi, tidak ada yang beruntung. Saya pikir tubuh dan energinya masih ada di dalam jersey (nomor 9) itu, karen dia sangat mencintai jersey itu."

"Jika saya menjadi AC Milan, saya akan menariknya (memensiunkan nomor 9). Jersey itu sangat sial. Jadi taruh saja di tempat di mana tidak ada yang bisa menyentuhnya atau melihatnya," kata Radaelli.

Harapan dari Giroud

AC Milan mendatangkan Olivier Giroud dari Chelsea pada bursa transfer musim panas tahun ini. I Rossoneri cuma mengeluarkan dana sebesar 1 juta euro atau sekitar Rp 17 miliar untuk memboyong striker veteran Perancis itu.

Di AC Milan, Giroud mengenakan nomor 9. Ia tahu soal "kutukan" nomor tersebut, tetapi tak mau ambil pusing.

"Saya tidak percaya takhayul. Nomor di jersey tidak bisa mengubah cara saya bermain," kata Giroud usai resmi berseragam AC Milan pada Agustus lalu, seperti dikutip Football Italia.

"Striker seperti Inzaghi, Marco van Basten, dan Jean Pierre-Papin mengenakan jersey ini di Milan. Namun, saya tidak merasakan tekanan," ucap Giroud menegaskan.

Olivier Giroud tampaknya tidak terpengaruh dengan catatan buruk para pemakai nomor 9 sebelumnya.

Pemain berusia 36 tahun itu mampu menunjukkan ketajamannya, setidaknya sampai Liga Italia musim 2021-2022 memasuki pekan ke-10.

Teraktual, Giroud menjadi pahlawan kemenangan I Rossoneri ketika menjamu Torino, Rabu (27/10/2021) dini hari WIB.

Giroud mencetak gol tunggal pada laga tersebut dan membawa AC Milan mengamankan raihan tiga poin di kandang sendiri.

Itu merupakan gol keempat Olivier Giroud dari enam penampilan di Serie A musim ini.

Kemenangan atas Torino melalui gol semata wayang Giroud mengantarkan AC Milan ke puncak klasemen Liga Italia.

I Rossoneri bertengger di posisi puncak dengan nilai 28, unggul tiga poin atas tim peringkat kedua, Napoli, yang baru memainkan sembilan laga.

Khusus bagi Giroud, gol itu semakin membuktikan bahwa ia merupakan pilar penting bagi AC Milan dan menjadi harapan untuk mengembalikan pamor nomor 9.

Lantas, bisakah Olivier Giroud menghapus "kutukan" nomor 9 di AC Milan? Catatan gol Giroud pada akhir musim nanti akan menjadi jawabannya.

https://www.kompas.com/sports/read/2021/10/27/17300008/olivier-giroud-penghapus-kutukan-nomor-9-ac-milan-

Terkini Lainnya

Hasil Milan Vs Genoa 3-3: Ultras Aksi Bisu, Rossoneri Tertahan

Hasil Milan Vs Genoa 3-3: Ultras Aksi Bisu, Rossoneri Tertahan

Liga Italia
Hasil Liverpool Vs Tottenham: Api Salah, Hujan 6 Gol, The Reds Menang

Hasil Liverpool Vs Tottenham: Api Salah, Hujan 6 Gol, The Reds Menang

Liga Inggris
Timo Scheunemann Lihat Bakat Putri Potensial di MilkLife Soccer Challenge 2024

Timo Scheunemann Lihat Bakat Putri Potensial di MilkLife Soccer Challenge 2024

Sports
Hasil Final Thomas dan Uber Cup 2024: Indonesia Runner-up, China Kawinkan Gelar

Hasil Final Thomas dan Uber Cup 2024: Indonesia Runner-up, China Kawinkan Gelar

Badminton
Hasil Chelsea Vs West Ham 5-0: The Blues Pesta Gol, Lewati Man United

Hasil Chelsea Vs West Ham 5-0: The Blues Pesta Gol, Lewati Man United

Liga Inggris
Final Piala Thomas 2024: Jonatan Berusaha Melawan, demi Kebanggaan Bangsa

Final Piala Thomas 2024: Jonatan Berusaha Melawan, demi Kebanggaan Bangsa

Badminton
Hasil Final Thomas Cup 2024, Indonesia Runner-up Usai Fikri/Bagas Kalah

Hasil Final Thomas Cup 2024, Indonesia Runner-up Usai Fikri/Bagas Kalah

Badminton
Aji Santoso: Marselino Punya Bakat Komplet untuk Jadi Pemain Besar

Aji Santoso: Marselino Punya Bakat Komplet untuk Jadi Pemain Besar

Timnas Indonesia
Hasil Final Piala Thomas 2024: Jonatan Menang, Jaga Asa Indonesia

Hasil Final Piala Thomas 2024: Jonatan Menang, Jaga Asa Indonesia

Badminton
Final Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Akui Lawan Lebih Berani dan Cerdik

Final Thomas Cup 2024, Fajar/Rian Akui Lawan Lebih Berani dan Cerdik

Badminton
Hasil Final Piala Thomas 2024: Fajar/Rian Kalah, Indonesia 0-2 China

Hasil Final Piala Thomas 2024: Fajar/Rian Kalah, Indonesia 0-2 China

Badminton
Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Alasan Staf Kemenpora Bocorkan Diskusi dengan Mancini soal Marselino dkk

Timnas Indonesia
Final Thomas Cup 2024, Ginting: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan Shi Yu Qi

Final Thomas Cup 2024, Ginting: Saya Tak Bisa Keluar dari Tekanan Shi Yu Qi

Badminton
Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Cerita di Balik Marselino dkk Curi Perhatian Roberto Mancini dan Asistennya

Timnas Indonesia
Hasil Final Piala Thomas 2024: Ginting Takluk dari Shi Yu Qi, Indonesia 0-1 China

Hasil Final Piala Thomas 2024: Ginting Takluk dari Shi Yu Qi, Indonesia 0-1 China

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke