Komponen-Komponen dalam Sistem Pembayaran

Kompas.com - 23/11/2020, 18:03 WIB
Ilustrasi GPN KOMPAS/DIDIE SW/CANVA/KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI/BANK INDONESIAIlustrasi GPN

KOMPAS.com – Pada dasarnya, sebuah sistem terdiri atas komponen-komponen atau sub-sistem. Komponen-komponen tersebut saling berkaitan dan berfungsi untuk membangun sistem secara keseluruhan.

Hal tersebut juga berlaku bagi sistem pembayaran. Sebagai sebuah sistem, sistem pembayaran tentunya memiliki komponen-komponen di dalamnya. Dilansir dari laman resmi Bank Indonesia, dijelaskan bahwa ada enam komponen yang menyusun sistem pembayaran, yaitu:

Kebijakan merupakan salah satu komponen yang memberikan dasar pengembangan sistem pembayaran di suatu negara. Kebijakan sistem pembayaran umumnya tercermin dalam berbagai peraturan dan ketentuan.

Kebijakan sistem pembayaran biasanya ditentukan oleh bank sentral masing-masing negara. Berarti, kebijakan sistem pembayaran di Indonesia ditetapkan oleh Bank Indonesia selaku bank sentral.

Alasan kenapa kebijakan sistem pembayaran ditentukan oleh bank sentral karena adanya keterkaitan yang erat antara kebijakan-kebijakan di bidang sistem pembayaran dengan sistem moneter dan perbankan.

Baca juga: Sistem Pembayaran: Definisi dan Perannya dalam Perekonomian

Komponen kelembagaan meliputi berbagai lembaga yang secara langsung maupun tidak langsung ikut andil dalam penyelenggaraan sistem pembayaran.

Lembaga-lembaga yang terlibat dalam sistem pembayaran terdiri atas bank sentral, bank-bank dan lembaga kliring, pasar modal, penyedia jasa jaringan komunikasi, penerbit kartu kredit, dan sebagainya.

Masing-masing lembaga tersebut memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam sistem pembayaran. Namun, peran yang mencolok tetaplah dimiliki oleh bank sentral. Bank sentral dalam sistem pembayaran berperan sebagai operator, regulator, dan supervisor.

  • Alat pembayaran

Dalam artikel jurnal Perkembangan Sistem Pembayaran di Indonesia (2006) karya Vera Intanie Dewi, dijelaskan bahwa instrumen pembayaran dapat berupa tunai maupun non-tunai dalam bentuk warkat maupun non-warkat.

Instrumen pembayaran tunai berupa mata uang yang berlaku di Indonesia, yaitu rupiah. Sementara instrumen non-tunai bisa berbentuk warkat seperti cek, bilyet giro, nota debet, dan nota kredit.

Baca juga: Modal Ventura: Definisi, Jenis Pembiayaan, dan Manfaatnya

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honai, Rumah Adat Provinsi Papua

Honai, Rumah Adat Provinsi Papua

Skola
Rumah Bubungan Lima, Rumah Adat Provinsi Bengkulu

Rumah Bubungan Lima, Rumah Adat Provinsi Bengkulu

Skola
Nuwo Sesat, Rumah Adat Provinsi Lampung

Nuwo Sesat, Rumah Adat Provinsi Lampung

Skola
Cara Mudah Membuat Reklame

Cara Mudah Membuat Reklame

Skola
Upaya Mengembangkan Kehidupan Kebangsaan Menuju Masyarakat Sejahtera

Upaya Mengembangkan Kehidupan Kebangsaan Menuju Masyarakat Sejahtera

Skola
Arti Tanggung Jawab dan Ciri-Cirinya

Arti Tanggung Jawab dan Ciri-Cirinya

Skola
Kisah Moedjair Menemukan Ikan Mujair

Kisah Moedjair Menemukan Ikan Mujair

Skola
Keterampilan yang Harus Dimiliki Seorang Arsitek

Keterampilan yang Harus Dimiliki Seorang Arsitek

Skola
Jenis Alat Musik Berdasarkan Fungsinya

Jenis Alat Musik Berdasarkan Fungsinya

Skola
Jenis Alat Musik Berdasarkan Sumber Bunyinya

Jenis Alat Musik Berdasarkan Sumber Bunyinya

Skola
Gerakan Rebound dalam Permainan Basket

Gerakan Rebound dalam Permainan Basket

Skola
Daur Hidup Berbagai Jenis Hewan

Daur Hidup Berbagai Jenis Hewan

Skola
Mengenal Ekosistem Laut

Mengenal Ekosistem Laut

Skola
Apa Kehebatan Seorang Arsitek?

Apa Kehebatan Seorang Arsitek?

Skola
Contoh-contoh Pengaruh Kalor pada Benda di Sekitar Kita

Contoh-contoh Pengaruh Kalor pada Benda di Sekitar Kita

Skola
komentar
Close Ads X