Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/11/2022, 15:30 WIB
Penulis Firda Janati
|

KOMPAS.com - Kementrian Pendidikan Korea Selatan mengumumkan ada siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) yang menjadi korban tragedi Halloween Itaewon.

Pada Minggu (31/10/2022), Kementrian Pendidikan menyatakan mereka mengidentifikasi satu siswa SMP dan satu siswa SMA yang meninggal dunia dalam tragedi itu.

Selain siswa, tiga guru yang juga meninggal dunia akibat mengalami henti jantung setelah terhimpit di antara kerumunan di Itaewon.

Baca juga: Saksi Mata Ungkap Detik-detik Terjadinya Tragedi Halloween Itaewon

Sementara untuk korban luka-luka terdapat lima siswa, empat berasal dari Seoul dan satu siswa dari provinsi Chungnam.

"Dari 11 remaja yang dilaporkan meninggal dunia, kami mengidentifikasi enam di antaranya adalah pelajar. Ada korban lain yang belum terindentkfikasi, tapi kami tidak yakin mereka adalah mahasiswa," ujar perwakilan Kementrian Pendidikan seperti dilansir dari Koreaboo, Selasa (1/11/2022).

Pada hari ini, Kementrian Pendidikan mengadakan pertemuan darurat untuk membahas dukungan psikiatri bagi para siswa.

Baca juga: Selain Aktor Lee Ji Han, Pemandu Sorak Kim Yu Na Termasuk Korban Meninggal Dunia di Tragedi Itaewon

Kota Seoul sudah menyetujui untuk bekerja sama dengan Kementrian Pendidikan untuk memberikan dukungan tersebut.

Selama masa berkabung hingga 5 November 2022, para siswa sekolah diperbolehkan untuk memakai pita sebagai bentuk belasungkawa.

Sebagai informasi, korban meninggal karena tragedi Halloween di Itaewon saat ini sudah mencapai 155 orang, termasuk aktor Lee Ji Han eks Produce 101 season 2.

Baca juga: Lee Ji Han Jadi Korban Tragedi Itaewon, Mawar de Jongh Ucapkan Belasungkawa

Dalam tragedi itu terdapat lebih dari 100.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri yang ingin merayakan malam Halloween di gang Itaewon.

Ministry of Interior Safety's Disaster Relief and Rescue mengumumkan keluarga yang meninggal dalam bencana nasional menerima santunan hingga Rp 218 juta rupiah.

Mereka yang terluka berhak menerima antara Rp 54 juta sampai dengan Rp 109 juta rupiah.

Pengumuman kompensasi ini diungkap setelah Presiden Korea Selatan Yoon Seok Yul menyatakan masa berkabung hingga 5 November 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Koreaboo
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+