Kompas.com - 09/03/2022, 15:52 WIB
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang Paris Fashion Week banyak diperbincangkan di media sosial baru-baru ini.

Mengingat ada banyak brand lokal yang mengklaim tampil di Paris Fashion Week. Padahal, brand tersebut tidak ada di tampilan website resmi atau Instagram Paris Fashion Week.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Perancis, Mohamad Oemar menjelaskan, brand yang tampil di Paris Fashion Week adalah mereka yang lolos kurasi FHCM.

FHCM atau Fédération de la Haute Couture et de la Mode adalah federasi yang menaungi penyelenggaraan Paris Fashion Week dan telah berdiri sejak 1868.

Baca juga: 2 Produk Lokal Mejeng di Paris Fashion Week 2022, Dubes RI untuk Perancis: Jadi Representasi Indonesia

FHCM sendiri berada di bawah pengawasan Kementerian Industri Perancis yang bertujuan dapat mempromosikan budaya Perancis lewat fashion.

“Persyaratan masuk (dipameran PFW) tidak main-main. Harus punya kredibiltas dari desain, desainernya, atau rumah modenya,” ujar Oemar saat dihubungi Kompas.com, Rabu (9/3/2022).

Sementara, soal acara Paris Fashion Show atau Paris Fashion Week Off Schedule adalah pameran yang diselenggarakan oleh penyelenggara lain, di luar dari FHCM.

“Ada dua macam memang. Yang On Schedule sudah punya agensi resmi yang masuk sertifikasi dari FHCM. Tapi banyak juga agensi-agensi lain yang mengorganize di sela-sela PFW berlangsung. Jadi mereka bisa aja menyewa lahan sendiri di situnya (sekitaran PFW),” kata Oemar.

Baca juga: Reza Arap Tanggapi Kehebohan Perbedaan Paris Fashion Week dan Paris Fashon Show

Oemar melanjutkan, desainer yang terpilih FHCM untuk memamerkan produknya di Paris Fashion Week hanya cukup membayar biaya keikutsertaan.

“Kalau official biaya partisipasinya sendiri tidak mahal yang kita punya info. Jadi sekitar 4.000 euro (Rp 64 juta) dapat informasi biaya official kalau ikut resmi,” kata Oemar.

“Kalau yang resmi itu yang meng-organized adalah panitia resmi. Jadi yang resmi hanya dia membayar biaya admission, biaya ikut serta,” lanjut Oemar.

Selain itu, kata Oemar, pihak Kedubes juga ikut mendukung brand Indonesia yang terpilih oleh FHCM untuk tampil di Paris Fashion Week.

Baca juga: Sean Sheila di Paris Fashion Week 2022, Brand Lokal Indonesia yang Mendunia

“Itu KBRI ikut share, Tokepedia ikut share sebagai sponsor setelah mereka memang disetujui memenuhi syarat. Untuk Sean Sheila, Jewel Rocks,” kata Oemar.

Sementara, brand yang membuat pameran di Paris Fashion Week Off Schedule maka mereka lebih banyak mengeluarkan biaya.

“Kalau OFF PFW tentunya ada biaya biaya lain-lainnya, nyewa tempat, iklan, EO dan lainnya. Itu adalah patungan dari peserta peserta. Itu peserta yang bayar,” ucap Oemar.

Meski begitu, Oemar memastikan pihak Kedubes RI di Paris mendukung semua brand yang terpilih untuk tampil di Paris Fashion Week On Schedule maupun di Paris Fashion Week Off Schedule.

Baca juga: Tampil di Paris Fashion Week 2022, Pemilik Sean Sheila Berharap Desainer Indonesia Semakin Dilirik Pasar Dunia

“Oh ya, kami mendukung dan kami juga memfasilitasi di sini untuk menghubungkan dengan potensial targetnya, kami juga undang majalah mode, rumah mode setempat. Dengan begitu mereka melihat juga seperti apa karya yang akan dibawa ke sini,” tutur Oemar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.