Kompas.com - 02/11/2021, 13:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi sekaligus aktivis Melanie Subono harus menelan pil pahit karena harus melakukan operasi pengangkatan rahim dan ovarium.

Pasalnya, tim dokter yang menangani Melanie Subono telah memvonis pelantun "Time Alone with You" itu tidak bisa punya anak lagi.

"Gue baru ketampar kemarin. Untuk satu hal ini gue belum masih segitu terima dan belum begitu ready. Selama ini sudah dikasih tahu, tapi sekarang baru di-confirm," ucap Melanie Subono saat ditemui di kediamannya, kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (2/11/2021).

"Nah, 'lu sudah bukan perempuan, lu sudah enggak bisa punya anak, lu sudah enggak bisa'," ungkap Melanie Subono menirukan perkataan kepada dirinya sendiri.

Baca juga: Idap Tumor, Melanie Subono Jalani Operasi Pengangkatan Rahim

Melanie Subono juga tidak bisa menjalani program bayi tabung karena rahimnya telah diangkat.

"(Rahim) enggak ada. Gue cukup syok selama bertahun-tahun dokter selalu bilang, 'lu enggak bisa punya anak, lu bahkan enggak boleh anak'. (Bayi) tabung juga gue enggak bisa karena kan kasarnya tabungnya sudah enggak ada," ujar Melanie Subono.

Mesi begitu, perempuan kelahiran Oktober 1976 itu mengaku harus melewati proses ini meski sebelumnya sempat merasa menyerah dengan keadaan.

"Putus asa enggak. Kalau putus asa kayak orang mau bunuh diri, enggak. Apa ya, cape iya, nyerah iya. Sempat menjadi orang yang pesimis kali ya," ujar Melanie Subono.

"Cuma, kemarin begitu benar-benar diambil (rahim). Kemarin siang di USG ulang, gue cukup syok sih lihat isi perut kosong. Enggak ada yang namanya rahim di perut itu," ujar Melanie Subono melanjutkan.

Baca juga: Tumor dalam Kandungan Pecah, Melanie Subono Jalani Operasi Besar

Mengenai penyakitnya, Melanie Subono mengatakan, semua dikarenakan ia memiliki pembekuan darah yang sangat tinggi di dalam tubuhnya.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.