Kompas.com - 23/09/2021, 11:06 WIB
Aktris Christine Hakim usai premier restorasi film Tjoet Nja' Dhien, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2021). KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSAktris Christine Hakim usai premier restorasi film Tjoet Nja' Dhien, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktris Christine Hakim berpendapat bahwa saat ini perempuan di Indonesia punya inner power atau kekuatan diri yang luar biasa. Termasuk, di dunia perfilman

“Bagaimana mungkin tidak mempunyai inner power jika bisa mengandung selama sembilan bulan, sembari menjalankan banyak fungsi lainnya," kata Christine Hakim dalam webinar Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XI, Selasa (21/9/2021).

"Seperti sebagai ibu rumah tangga, pendidik, pelindung hingga penjaga keseimbangan rumah tangga. Jadi, Super Hero bukan Superman, tapi Super Woman," ucapnya lagi. 

Baca juga: Pernah Jadi Pemerannya, Christine Hakim Teladani Konsistensi Perjuangan Tjoet Nja Dhien

Oleh karena itu, menurut dia, laki-laki dan perempuan sejatinya bisa saling mengisi. Sebab kedudukan laki-laki dan perempuan sama.

Christine bercerita pada era 1950-an, dunia perfilman didominasi kaum pria.

Saat awal terjun ke dunia hiburan pada 1973, kata Christine Hakim, wanita hanya dilibatkan untuk makeup dan wadrobe.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Fakta Film Tjoet Nja Dhien, Christine Hakim Bertahan Selama 3 Tahun hingga Pemain Tidak Dibayar

Namun, peran wanita dalam dunia perfilman saat ini sudah jauh berbeda.

Kini, wanita dan pria dalam dunia perfilman sama pentingnya.

“Sekarang, masya Allah, bahkan perempuan memanggul kamera yang beratnya 25 kilogram. Bukan hanya fisiknya yang kuat, tapi inner power-nya juga. Ini yang membuat perempuan mampu menghadapi segala tantangan," ucap Christine.

Baca juga: Christine Hakim Kecemplung di Dunia Akting, Awalnya Ogah Justru Diganjar Piala Citra

Oleh karena itu, ia berharap agar wanita semakin menempati posisi penting dalam dunia perfilman.

Seperti Christine Hakim sendiri yang kini sudah merambah menjadi produser.

Awal jadi produser, Christine Hakim masih berumur 30 tahun.

“Saya tidak bisa menunggu dikontak produser film atau sutadara film. Makanya saya memutuskan membuka dan menciptakan peluang sendiri. Kalau kita ingin investasi untuk masa depan, kita harus berinvestasi untuk anak muda," tutur Christine.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.