BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Mola

5 Serial TV Drama yang Lagi Digandrungi Perempuan, Semuanya Bikin Baper

Kompas.com - 30/06/2021, 20:03 WIB
Ilustrasi menonton serial TV drama. Shutterstock/PR Image FactoryIlustrasi menonton serial TV drama.
|

KOMPAS.comDrama menjadi salah satu genre dengan penonton paling banyak setelah komedi menurut data Statista pada 2018. Adapun penikmat genre tersebut didominasi oleh perempuan.

Ada beragam alasan genre tersebut digilai. Salah satu yang paling umum adalah relevasi cerita yang diangkat dengan kehidupan nyata. Karenanya, tak jarang penggemar drama terbawa perasaan atau baper dengan emosi yang ditampilkan pada film maupun serial TV.

Apalagi, jika drama tersebut melibatkan aktor dan aktris berparas rupawan. Penonton pun betah menyaksikannya, sekalipun drama dikemas dalam format serial dengan jumlah episode yang tak sedikit.

Berbicara soal serial TV bergenre drama, ada beberapa judul yang sedang digandrungi perempuan, termasuk aktris Indonesia? Simak ulasannya berikut.

PoldarkDok. pbs.org Poldark

Poldark

Mengambil latar 1783 di Cornwall, Inggris, serial TV yang diadaptasi dari novel berjudul serupa karya Winston Graham ini bakal bikin hati penonton baper.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapten Ross Poldark yang diperankan Aidan Turner baru saja kembali dari medan perang Revolusi Amerika. Namun, setibanya di rumah, bukan sambutan hangat yang didapat. Poldark justru mendapati sang ayah tutup usia.

Nahasnya, kepergian sang ayah menyisakan utang yang cukup besar tanpa ada satu harta benda pun yang diwariskan untuk membayar utang tersebut.

Kegetiran tak berhenti sampai di situ. Kekasih Poldark, Elizabeth (Heida Reed), yang dianggap sebagai penyemangat hidup ternyata mengkhianatinya. Gadis itu malah menikah dengan sepupu Poldark yang bernama Francis.

Rupanya, Elizabeth memutuskan menikah dengan Francis lantaran mengira Poldark tewas di medan perang.

Beruntung, Poldark mampu bersikap dewasa. Medan perang telah menempa dirinya menjadi pribadi yang kuat. Ia pun akhirnya memutuskan melanjutkan hidup ketimbang meratapi kesialan.

Poldark membangun kembali bisnis tambang tembaga keluarga yang hampir kolaps. Selama proses memperbaiki diri itu, ia akhirnya bertemu sosok Demelza (Eleanor Tomlinson).

Selain alur cerita yang gereget, Poldark juga memiliki aspek sinematografi yang apik. Penonton akan disuguhkan pemandangan khas Truro, yaitu teluk-teluk terbuka, tebing terjal, dan hamparan rerumputan hijau.

Tak heran, serial yang terdiri dari lima musim tersebut menyabet skor 91 persen khusus season pertama pada situs agregator Rotten Tomatoes. Kemudian, season kedua dengan skor 80 persen, season ketiga 100 persen, season keempat 81 persen, dan season kelima 86 persen.

Bahkan, sejumlah artis Tanah Air terang-terangan mengaku menggilai serial TV Poldark. Salah satunya, Wulan Guritno. Ia mengunggah foto sedang mengenakan kaos bergambar Kapten Ross.

“Maaf norak, lagi ngefans. Gara-gara @mola.movies jadi binge watching #POLDARK. Jadi kesengsem Captain Ross,” tulis Wulan dalam unggahan pada akun Instagram pribadi @wulanguritno.

Victoria Victoria

Victoria

Masih berlatar kerajaan, serial TV ini juga akan bikin perasaan penonton naik turun bak rollercoaster. Pasalnya, tontonan ini menceritakan kehidupan Ratu Victoria yang harus merelakan masa remajanya hilang begitu saja.

Pada usia 18 tahun, Victoria yang diperankan Jenna Coleman sudah diberi tugas menjadi ratu untuk memimpin Kerajaan Inggris. Sebab, penguasa sebelumnya, yaitu Raja William IV, meninggal akibat penyakit jantung.

Menjadi ratu ternyata tidak seindah yang diceritakan pada dongeng anak-anak. Victoria harus hidup di bawah pengawasan ketat sang ibu, Duchess of Kent (Catherine Flemming) dan Sir John Conroy (Paul Rhys). Bukan itu saja, ia pun dilarang berinteraksi dengan anak-anak sebayanya.

Tiga tahun berselang, Victoria harus menikah dengan Pangeran Albert (Tom Hughes). Sejak itu, ia kerap mengalami kesulitan karena mengemban dua tanggung jawab besar sekaligus, yaitu menjadi ratu sekaligus istri. Belum lagi, skandal sang Duchess of Kent dengan Sir John Conroy.

Alur cerita Victoria bakal semakin seru dengan kehadiran beragam intrik dalam lingkungan keluarga kerajaan. Kemudian, peliknya hubungan internasional Inggris dengan Prancis, krisis akibat Perang Anglo-Afghanistan, kelaparan di Irlandia, serta Perang Dunia II membuat serial ini makin menarik untuk ditonton.

Serial TV asal Britania Raya yang mengudara pertama kali pada Agustus 2016 tersebut terdiri dari tiga musim dengan total episode sebanyak 25.

Vanity FairMAMMOTH SCREEN Vanity Fair

Vanity Fair

Vanity Fair adalah mini seri yang diadaptasi dari novel klasik berjudul sama karya William Makepeace Thackeray. Novelnya sendiri dirilis pada 1848.

Serial TV berlatar Perang Napoleon tersebut mengisahkan kehidupan gadis yatim piatu bernama Becky Sharp. Ia berambisi menjadi kaya raya dan meningkatkan derajat masyarakat Inggris.

Pada episode awal, tokoh Becky yang diperankan Olivia Cooke sukses menggondol simpati penonton. Namun, jangan kaget jika perasaan tersebut berubah. Pasalnya, Becky rela melakukan berbagai macam cara dan trik untuk mewujudkan mimpinya tersebut.

Sebut saja, menggoda saudara laki-laki Amelia yang bodoh, Jos (David Fynn), majikannya Sir Pitt Crawley (Martin Clunes), dan putranya yang bodoh tapi keren, Rawdon (Tom Bateman).

Becky juga berhasil mencuri hati Matilda (Eileen Atkins), wanita kaya raya. Apa pun situasinya, ia selalu punya rencana. Pun, tak ada yang tahu mengenai kelicikannya, termasuk melakukan pernikahan rahasia demi mendapat kekayaan.

Jalan cerita yang menarik, penokohan yang penuh intrik, dan latar yang apik membuat serial TV Vanity Fair menuai tanggapan positif dari para kritikus film. Pada situs Rotten Tomatoes, serial drama yang rilis perdana pada 2018 itu mendapatkan skor 92 persen.

Younger Younger

Younger

Kamu mungkin akan terkagum-kagum dengan kelihaian dan ketangguhan tokoh Liza Miller yang diperankan Sutton Foster dalam serial ini.

Liza adalah perempuan berusia 40 tahun. Ia merupakan orangtua tunggal dari seorang remaja putri. Bahtera rumah tangganya kandas lantaran sang suami kecanduan judi.

Guna melanjutkan hidup, ia memutuskan kembali ke dunia kerja. Sayangnya, mencari pekerjaan di usia tersebut bukan perkara mudah.

Meski begitu, ia tak hilang akal. Liza menyamar menjadi gadis usia 26 tahun. Keputusan ini diambil karena ia menyadari bahwa penampilannya memang terlihat seperti anak muda.

Berkat bantuan sahabatnya, Maggie (Debi Mazar), Liza akhirnya mendapatkan posisi sebagai asisten Diana Trout (Miriam Shour) yang merupakan kepala pemasaran di perusahaan penerbitan Empirical Press.

Selama penyamaran, Liza sukses menjalin relasi dengan sejumlah orang penting. Salah satunya, editor buku bernama Kelsey Peters yang diperankan Hilary Duff.

Younger sendiri adalah serial TV bergenre komedi drama Amerika Serikat (AS) yang terdiri dari tujuh musim. Alur cerita yang relevan dengan kehidupan, plus akting yang gemilang dari masing-masing pemeran, membuat seluruh season serial ini menuai skor tinggi pada situs agregator Rotten Tomatoes.

Mary Kills People Mary Kills People

Mary Kills People

Profesi dokter identik dengan sosok penolong yang berkomitmen dalam menyembuhkan orang sakit dan menyelamatkan jiwa seseorang. Namun, tidak dengan dr Mary Harris pada serial drama Mary Kills People.

Dokter Mary yang diperankan Caroline Dhavernas justru membuka bisnis sampingan sebagai konselor kematian alias membuka praktik eutanasia. Di negara asal serial drama ini, yaitu Kanada, praktik tersebut bersifat legal.

Dalam menjalankan praktik eutanasia, dr Mary dibantu dr Desmond (Richard Short) dalam hal penyediaan obat-obatan yang diperlukan. Selama melakukan tugasnya, Desmond harus bersinggungan dengan para mafia lantaran obat-obatan tersebut dijual secara ilegal.

Singkat cerita, praktik eutanasia menuai sukses. Namun, pada waktu bersamaan, mafia pemasok obat-obatan tersebut mulai berulah memainkan harga. Situasi pun memanas.

Bukan itu saja, pihak kepolisian yang telah mengendus aksi Mary dan Desmond pun bergerak melakukan investigasi.

Saat tayang di Indonesia, Mary Kills People memancing kehebohan di tengah kalangan kesehatan. Salah satunya apoteker Rinaldi Nur Ibrahim. Diberitakan Kompas.com, Senin (2/1/2021), ia mengaku merasa campur aduk usai menonton serial drama tersebut. Bahkan, sempat terbawa emosi atas ulah dr Mary.

“Apa ya yang ada di pikiran dr Mary sampai dia buka jasa bantu orang-orang yang mau suicide. Secara dia dokter, ya harusnya bantu orang-orang buat sembuh. Menurut kalian gimana? Apakah itu bisa disebut ‘membantu’?” tulis Rinaldi, Jumat (29/1/2021).

Respons juga datang dari dr Alexandra Clarin Hayes. Dalam unggahan Instagram Story akun @clahayes, ia mengaku baru pertama kali menonton serial TV tentang kehidupan dokter dan praktik dokter yang tidak membosankan.

Mary Kills People tak hanya menggelitik penonton dari dalam negeri, tapi juga luar negeri. Sejumlah kritikus film pun merespons positif serial drama yang terdiri dari tiga season itu.

Pasalnya, selain mengusung premis kontroversial, Mary Kills People juga kerap mempertontonkan scene komedi gelap.

Pada situs agregator Rotten Tomatoes, Mary Kills People mendapat nilai 100 persen dari kritikus film dan 87 persen dari penonton. Selain itu, serial TV ini juga berhasil memenangkan 10 penghargaan pada ajang perfilman di Kanada.

Itulah lima rekomendasi serial drama yang tidak boleh kamu lewatkan. Sebagai informasi, kamu bisa menyaksikan kelima drama tersebut di tautan ini.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.