Kompas.com - 22/06/2021, 10:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Sabrang Mowo Damar Panuluh atau biasa dipanggil Noe berbicara soal grup band Letto hingga rasanya menjadi anak Cak Nun.

Meski sudah jarang terlihat di layar kaca, grup band Letto ternyata masih aktif.

"Alhamdulillah (Letto) masih jalan, enggak kepikiran bubar juga, mau ke mana sih? Kita saling pegang aib soalnya, enggak bisa dibubarkan, nanti nyebar semua," kata Noe.

Penyebab utama Letto jarang terlihat adalah karena para personel terpisah jarak.

Baca juga: Disinggung soal Beban Jadi Anak Cak Nun, Noe Letto Bilang Begini

Setelah membahas soal band, Noe lalu menjawab rasa penasaran Helmy Yahya tentang jurusan Matematika dan Fisika yang diambilnya di University of Alberta di Kanada.

Menurut Noe, jurusan tersebut sangat pas baginya yang malas menghafal.

"Karena sekali belajar matematika itu sekali paham. Sampai mati enggak berubah, enggak perlu ngapal apa-apa juga. Fisika juga kurang lebih seperti itu," jawab Noe.

Perbincangan lalu berlanjut pada status Noe sebagai anak dari Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun.

Baca juga: Noe Letto Kuliah Pilih Jurusan Fisika dan Matematika, Helmy Yahya Penasaran Alasannya

Helmy merasa penasaran apakah Noe selalu terbebani dengan status anak Cak Nun yang dihormati oleh masyarakat Indonesia.

"Itu faktor, itu bukan variabel, itu konstanta, konstanta yang saya tidak ikut serta dalam membentuknya. Ya sudah, jangan dijadikan beban," kata Noe menjawab rasa penasaran Helmy.

Kendati demikian, Noe tak menampik banyak orang yang kerap membandingkan dirinya dengan sang ayah.

Baca juga: Tegaskan Letto Tak Bubar, Noe: Enggak Kepikiran

"Enggak mudah iya, banyak yang membandingkan dan wajar-wajar saja. Saya bisa memanfaatkan situasi itu," ucap Noe.

Noe Letto tak pernah merasa terbebani dan memikirkan apa kata orang-orang yang selalu membandingkan dirinya dengan Cak Nun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.