Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kesedihan Anji Saat Diberitahu Anak Bungsunya Didiagnosis Autisme

Kompas.com - 18/06/2021, 15:01 WIB
Cynthia Lova,
Tri Susanto Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi Anji mengungkapkan awal mendapat kabar dari istrinya, Wina Natalia, bahwa anak bungsunya, Sigra Umar Narada, didiagnosis sebagai anak Autism Spectrum Disorder (ASD). Ketika itu Anji sempat menangis.

Apalagi saat dikabarkan sang anak didiagnosis autisme, Anji saat itu sedang berada di Malang.

“Susah lho, Lang, jadi orangtua yang anaknya didiagnosis autism. Waktu bini gue ngomong begitu (anaknya didiagnosis autism) gue lagi di Malang kalau enggak salah. Nangis gue,” ujar Anji dikutip Kompas.com di kanal youtube AdiezGilang, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Anji: Gue Kalau di Media Sosial Cukup Ngeselin

Bahkan, kata Anji, ia masih suka menangis jika melihat anak bungsunya itu tertidur lelap.

Eks vokalis grup band Drive ini ingin anaknya di tengah keterbatasannya bisa melakukan aktivitas normal dan hidup bahagia di kemudian hari.

“Sampai sekarang juga gue suka berkaca-kaca, mata gue kayak ‘Nak, apakah kamu akan baik-baik saja’” ucap Anji.

Anji mengaku kini dia tengah fokus untuk lakukan proses healing atau terapi ke anaknya.

Baca juga: Anji Ingin Ubah Citra Gunung Puntang dari Tempat Mistis Jadi Bersejarah

“Gue lagi banyak ke Sigra sih. Karena proses healing itu Sigra musti dipercepat. Maksudnya dipercepat, dia lagi golden age sampai enam tahun. Gue pengin akselerasinya dipercepat. Caranya gimana, caranya terapi di rumah dengan orangtuanya,” kata Anji.

Anji mengatakan, ia dan sang istri kerap konsen membagikan proses mengurus dan cara-cara terapi Sigra ke publik karena ada alasan khusus di baliknya.

Dengan begitu, orangtua lainnya bisa mengetahui bagaimana cara penyembuhan anaknya jika didiagnosis autisme.

“Gue pingin bagikan ke orangtua lainnya yang mungkin punya anak istimewa juga kayak Sigra tapi enggak tahu. Soalnya hal sederhana aja bisa buat dia jadi tantrum, makan permen, makan telur yang ada tepung-tepungnya. Gulanya, itu yang gue bagikan,” ucap Anji.

Baca juga: Tunggu Hasil Asesmen BNNP DKI, Anji Bakal Direhabilitasi atau Dipenjara?

“Terapi-nya juga enggak murah. Di mana terapi yang murah di rumah dengan caranya begini begini. Gue mau bagikan itu sih,” sambungnya.

Dengan membagikan cara mengurus anaknya yang istimewa itu, ia dan sang istri menjadi lebih menerima keadaaan mereka.

Anji juga berharap di luar sana orangtua lainnya tetap mengakui anaknya didiagnosis autisme dan menerima keadaan.

“Yang jelas dengan membagikan itu gue dan istri gue sudah menerima. Penerimaan itu yang awal sangat sulit. Ada lho orangtua yang memiliki anak autism tidak mengakui awal-awal,” ucap Anji.

“(Kenapa di-share) Supaya orangtua di luar sana mengerti penanganannya berdasarkan cerita kita,” tutur Anji.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com