Kompas.com - 18/05/2021, 14:24 WIB
Pangeran Charles dalam setelan berwarna biru saat menghadiri pemakaman mendiang Putri Diana. Hasil tangkap layar EvokePangeran Charles dalam setelan berwarna biru saat menghadiri pemakaman mendiang Putri Diana.

JAKARTA, KOMPAS.com- Pangeran Charles bicara tentang orang tuanya yang "jauh secara emosional" bertahun-tahun sebelum putranya, Pangeran Harry membuat klaim serupa.

Dalam sebuah wawancara yang minggu lalu, Pangeran Harry mengkritik cara dia dibesarkan.

Harry mengatakan itu terasa seperti "campuran antara The Truman Show dan berada di kebun binatang".

Dia berbicara tentang "rasa sakit genetik" yang diturunkan melalui keluarga, dan membahas menerima gaya pengasuhan Pangeran Charles yang menantang.

Harry berkata, dia ingin "memutus siklus" dari "penderitaan" jika menyangkut anak-anaknya sendiri.

Jurnalis kerajaan, Omid Scobie menyoroti tentang bagaimana pangeran Charles bicara tentang masalah yang sama dalam biografinya.

Omid membagikan hal yang pernah tertulis dalam buku yang dipublikasikan tahun 1994 itu, Charles memiliki permasalahan masa kecil yang tak terselesaikan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di tahun 1994, Pangeran Charles mengesahkan biografi dirinya oleh jurnalis Jonathan Dimbleby. Satu bab di dalamnya — disetujui oleh sang pangeran — berbicara dengan sangat mendetail tentang masalah masa kecilnya yang belum terselesaikan dengan orang tua yang "jauh secara emosional"," tulis Omid dalam Twitter.

Jonathan Dimbleby, penulis biografi, menuduh ibu Charles, Ratu, yangjauh secara emosional.
Sementara Pangeran Philip mendapat penilaian yang memberatkan sebagai ayah yang "kasar" dan "membujuk", yang kesal dengan kepekaan putranya yang berlebihan.

Saat itu dikatakan dalam Independent newspaper, biografi tersebut mewakili "balas dendam Pangeran Charles."

Pekan lalu, Pangeran Harry berbicara secara khusus tentang Pangeran Charles di Podcast Armchair Expert Podcast dengan pembawa acara dan aktor Dax Shepard.

"Tiba-tiba saya mulai menyatukannya dan pergi, 'Oke, jadi di sinilah dia bersekolah, ini yang terjadi, saya tahu ini tentang hidupnya, saya juga tahu itu terhubung dengan orang tuanya jadi itu berarti dia memperlakukan saya seperti dia diperlakukan, jadi bagaimana saya bisa mengubahnya untuk anak-anak saya sendiri?'" ucap Harry.

"Dan ya di sinilah saya sekarang, saya memindahkan seluruh keluarga ke Amerika Serikat, itu bukan rencana tapi terkadang kamu harus membuat keputusan dan menempatkan keluargamu dan kesehatan jiwa lebih dulu," kata Harry.

"Dalam hal mengasuh anak, jika saya pernah mengalami suatu bentuk rasa sakit atau penderitaan karena rasa sakit atau penderitaan yang mungkin dialami ayah atau orang tua saya, saya akan memastikan saya memutus siklus itu agar saya tidak meneruskannya," sambung Harry.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X