Kompas.com - 17/03/2021, 15:31 WIB
Ernest Prakasa dengan smartphone Samsung Galaxy S20 di acara peluncuran di San Francisco, AS, Selasa (11/2/2020). Samsung IndonesiaErnest Prakasa dengan smartphone Samsung Galaxy S20 di acara peluncuran di San Francisco, AS, Selasa (11/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengaku dilanda kekeringan ide selama pandemi, sutradara dan komika Ernest Prakasa menceritakan bagaimana cara hingga ia bisa menemukan inspirasi untuk film terbarunya, Teka-Teki Tika. 

Ernest mengungkapkan, ide film tersebut lahir karena spirit dalam diri sendiri.

"Kalau ditanya dari mana (inspirasi), ya enggak ada satu titik khusus. Cuma ada spirit ingin nulis sesuatu yang berbeda dari yang sebelumnya," ujar Ernest saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/3/2021). 

Suami Meira Anastasia ini mengaku jenuh dengan unsur komedi yang jadi sajian utama dalam setiap karyanya. 

Baca juga: Rampung 70 Persen, Ernest Prakasa Buka Suara soal Peran Meira Anastasia dalam Film Teka-Teki Tika

"Karena merasa kok, pas berusaha untuk menulis pakai komedi lagi kayak jenuh dan buntu. Jadi coba ingin keluar dari komedi, mengkhayal dan merangkai ide, akhirnya jadi cerita yang saya kembangkan sekarang," lanjutnya. 

Namun, Ernest memastikan, komedi tidak sepenuhnya hilang dalam Teka-Teki Tika.

"Di film-film sebelumnya komedi adalah menu utamanya. Kalau di sini hilang total juga enggak mungkin, karena saya basic-nya komedian, tapi itu bukan suguhan utama," kata Ernest. 

Di sisi lain, ayah Snow dan Sky ini belum bisa memastikan kapan dan di mana film terbarunya akan ditayangkan.

Baca juga: Ernest Prakasa: Komedi Bukan Sajian Utama di Film Keenam

"Soal tayang kapan dan di mana, semua masih sangat menunggu situasi. Karena situasi tidak menentu, saya masih harus berdiskusi sama pak Chand Parwez sebagai produser. Jadi belum tahu juga, nanti tayangnya akan seperti apa," ucap Ernest menambahkan.

Sebagai informasi, Teka-Teki Tika akan jadi film keenam yang Ernest tulis dan sutradarai. 

Beberapa film sebelumnya, seperti Imperfect dan Cek Toko Sebelah, selalu menuai sambutan hangat penonton dan beberapa kali memenangi ajang penghargaan film bergengsi. 

Lewat karyanya, Cek Toko Sebelah (2017), Ernest meraih penghargaan sebagai Penulis Skenario Terbaik di Piala Maya, Festival Film Indonesia, dan Festival Film Bandung. 

Baca juga: Bocorkan Film Keenam, Ernest Prakasa: Genre Baru, Tantangan Baru

Dengan beberapa prestasi tersebut, nama Ernest Prakasa yang awalnya dikenal sebagai komedian, kini justru lebih condong dipandang sebagai salah satu penulis naskah dan sutradara mumpuni Tanah Air.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X