Tantangan Produksi Film Independen, Mulai dari Budget hingga Saluran Distribusi

Kompas.com - 24/11/2020, 20:41 WIB
Ilustrasi film di bioskop Ilustrasi | ShutterstockIlustrasi film di bioskop

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu produser film independen, Lady Arianne Benardi, mengungkap tantangannya membuat film pendek.

Berbeda dengan pembuatan film layar lebar yang memiliki banyak investor untuk biaya produksinya, film independen justru sangat kekurangan budget untuk biaya produksi film.

Baca juga: Sinopsis Film Knight and Day, Terjebak dalam Pelarian Agen Rahasia

"Tantangan yang jelas sebagai produser (film independen) di-budget, karena kita gak ada investor," ucap Lady dalam press konferensi virtual Go-play Indie, Selasa (24/11/2020).

Lady bercerita saat memproduksi film pendek berjudul Friends hanya bermodal patungan dari dia dan teman-temannya. Friend merupakan 10 film pendek yang masuk kompetisi Vidsee Juree Indonesia 2016.

"Aku waktu film pendek Friend itu bermoadalkan patungan teman-teman yang mau mau bikin film," kata Lady.

Baca juga: Sinopsis Film Tabu: Mengusik Gerbang Iblis, 24 November di Netflix

Selain itu, Lady mengaku kesulitan untuk mendistribusikan film-film independen yang telah dibuatnya. Sebab untuk menayangkan film independen memiliki keterbatasan kuota dalam satu platform.

"Terus sama channel distribusionnya film pendek. Makanya aku seneng banget ada Go-play indie. Setelah kita produksi itu kita butuh penontonnya. Aku sangat senang sekali ada Go-play Indie ini, menurut aku dengan adanya Go-play Indie aku bisa mempertontonkan film aku denga luas. Mungkin di festival film kan aku cuma muter satu dua pemutaran, simpan di hard disk. Dengan adanya Go-play ini orang bisa nonton berkali-kali," ujar Lady.

Film independen bagi Lady sendiri adalah film yang diproduksi di luar studio besar yang memiliki cerita bergaya bebas sesuai pemikiran filmmaker-nya tanpa memikirkan tanggung jawab terhadap investor.

Baca juga: Sinopsis Film Di Balik 98, Kisah Keluarga yang Terpisah saat Tragedi 1998

Sebab film independen biaya produksinya mandiri, tidak menggunakan bantuan investor.

"Kalau buat aku makna film independen kaya lebih film diproduksi di luar studio besar dan secara cerita dan gayanya lebih bebas aja gitu karena tidak berpatokan pada kaya menargetkan untuk investans menrut aku . Film independet menurut ku adalah film yang bisa bebas bercerita , biaya produksi beda dibanding film komersial," tutur dia.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X