Sidang Vicky Prasetyo Kembali Digelar, Penentuan soal Penangguhan Penahanan

Kompas.com - 16/09/2020, 11:37 WIB
Vicky Prasetyo ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/IRA GITAVicky Prasetyo ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kasus pencemaran nama baik atas terdakwa Vicky Prasetyo kembali di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2020) ini.

Kuasa hukum Vicky Prasetyo, Ramdan Alamsyah mengatakan persidangan kali ini masih beragenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Ini pemeriksaan saksi, dua orang wartawan. Saksi dari JPU," kata Ramdan Alamsyah kepada Kompas.com, Rabu (16/9/2020).

Dalam persidangan kali ini, Ramdan menyebut rencananya penangguhan tahanan Vicky Prasetyo akan disahkan majelis hakim.

Sebab, Ramdan mengaku sudah mengajukan penangguhan penahanan terhadap Vicky Prasetyo pada Senin (14/9/2020).

"Insya Allah, mudah-mudahan. Jadi kemarin sebelum sidang ditutup, hakim panggil saya sama jaksa kan ke depan," kata Ramdan.

Baca juga: Renovasi Rumah, Angel Lelga Kubur Masa Lalu dengan Vicky Prasetyo

"Nah, di depan itu hakim bertanya ke kita, 'kuasa hukum, untuk pengajuan penangguhan tahanannya bagaimana? Masih mau dilanjutkan atau tidak?' Saya bilang 'Iya Pak Hakim, saya mau melanjutkan'," ungkap Ramdan.

Sebagai informasi, Vicky Prasetyo resmi ditahan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, sejak 7 Juli 2020.

Kasus Vicky Prasetyo ini merupakan buntut penggerebekan yang dilakukannya pada 19 November 2018.

Saat itu, Vicky menggerebek rumah Angel Lelga di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, ditemani kuasa hukumnya Salahudin Pakaya, adiknya, dan ketua RT setempat.

Dalam peristiwa itu, Vicky Prasetyo mendapati seorang pria bernama Fiki Alman di rumah Angel Lelga.

Baca juga: Kesaksian Mengejutkan Istri Ketua RT di Sidang Vicky Prasetyo, Katanya...

Kemudian, Vicky Prasetyo melaporkan Angel atas tuduhan dugaan perzinaan dengan Fiki Alman.

Merasa difitnah, Angel Lelga melaporkan balik Vicky ke Polda Metro Jaya pada 21 Desember 2018 atas dugaan pencemaran nama baik dan perusakan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X