Kompas.com - 10/09/2020, 16:41 WIB
Jerinx saat keluar dari ruang sidang kantor Ditreskrimsus Polda Bali, Kamis (10/9/2020) 
Tribun Bali/I Wayan Erwin WidyaswaraJerinx saat keluar dari ruang sidang kantor Ditreskrimsus Polda Bali, Kamis (10/9/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Penabuh drum SID, Jerinx, bersama tim kuasa hukumnya memilih walk out dari sidang perdana kasus dugaan ujaran kebencian.

Saat keluar dari ruang persidangan, penabuh drum dari grup band Superman Is Dead (SID) ini mengaku kualitas audio dalam sidang kurang memuaskan.

Baca juga: Walk Out, Jerinx Minta Sidang Perdana Digelar Tatap Muka

"Saya engga dengar apa, putus-putus. Saya merasa sedang tidak berbicara dengan manusia, saya sedang berbicara dengan layar monitor," kata Jerinx seperti dilansir Kompas.com dari video Tribun Bali, Kamis (10/9/2020).

Jerinx pun harus kembali mengenakan baju tahanan dan memakai borgol di kedua tangannya.

Baca juga: Dari dalam Bui, Jerinx Tulis Surat Cinta untuk Nora Alexandra

Sambil berjalan meninggalkan ruang sidang, pemilik nama asli I Gede Ari Astina ini mengungkapkan alasannya enggan mengikuti persidangan online.

Ia merasa ada banyak potensi gangguan jika persidangan dilangsungkan secara daring.

Baca juga: Dituding Jauhkan Jerinx SID dari Ibunya, Nora Alexandra: Saya Tidak Sekeji Itu

"Manipulasi itu bisa terjadi, ketika saya live Instagram saja, sinyal saya sering di-hack. Ketika bicara isu penting, suara saya hilang," kata Jerinx.

Diberitakan sebelumnya, Jerinx menyampaikan keberatannya menjalani persidangan online sebelum Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaannya.

Baca juga: Kesetiaan dan Dukungan Nora Alexandra Selama Jerinx Dipenjara

"Jujur saya keberatan dengan sidang online ini. Saya merasa hak-hak saya sebagai warga negara dirampas dan kurang fair," kata Jerinx.

Majelis hakim yang dipimpin Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi lalu merespons permintaan Jerinx dengan penjelasan dasar peraturan sidang dari Mahkamah Agung.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X