Kompas.com - 17/07/2020, 13:39 WIB
Evi Masamba sesih melihat kampung halamannya porak poranda. (Bidikan layar YouTube MOP Channel). KOMPAS.com/Revi C Rantung Evi Masamba sesih melihat kampung halamannya porak poranda. (Bidikan layar YouTube MOP Channel).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rasa sedih tengah dirasakan pedangdut Evi Masamba lantaran kampung halamannya di Luwu Utara, Masamba, Sulawesi Selatan diterjang banjir bandang.

Evi mengakui awal mengetahui banjir bandang itu lewat media sosial Facebook.

Kemudian, Evi bercerita, sebelum banjir bandang terjadi, sebenarnya kota tersebut sudah banjir dan menghanyutkan beberapa rumah.

“Kan malam Senin-nya sudah banjir dan itu sudah satu atau beberapa rumah yang hanyut, kan mikirnya enggak ada banjir lagi,” kata Evi Masamba dalam kanal YouTube MOP Channel seperti dikutip Kompas.com, Jumat (17/7/2020). 

Baca juga: Luwu Utara Diterjang Banjir Bandang, Evi Masamba Lelang Alphard untuk Bantu Warga

“Pas malam kedua, malam Selasa, Evi mengecek lagi ‘lho sudah masuk kota’. Kaget saja melihat Kota Masamba seperti kota mati, dan sangat memprihatinkan, syok melihat Masamba yang sekarang yang begitu indah, sangat asri, sekarang sudah enggak seperti Evi lihat,” sambung Evi.

Melihat kampung halamannya porak-poranda, Evi langsung menangis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia pun bergegas menghubungi pihak keluarga yang ada di sana agar tetap berhati-hati.

Hingga akhirnya Evi bersyukur masih bisa berkomunikasi dengan keluarganya. 

Baca juga: Koneksi Terputus di Luwu Utara, Evi Masamba Kesulitan Cari Keluarganya

“Bukan lagi panik, ya, sudah nangis, sudah buru-buru telepon keluarga tapi enggak ada yang bisa ditelepon. Akhirnya Evi berusaha telepon terus dan alhamdulillah nyambung walau suara enggak terlalu jelas malam itu,” tutur Evi.

“Evi menangis, jadi aku kasih tahu hati-hati kalau Masamba lagi banjir bandang dan terparah. Dan keluarga sudah enggak ada yang tidur, tidurnya di jalan. Karena rumah nenek itu pas banget dipinggir sungai dan itu posisinya jam tidur orang di sana,” tambah Evi. 

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang menerjang Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Senin (13/7/2020).


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.