Kompas.com - 12/06/2020, 21:30 WIB
Sara Wijayanto berpose usai wawancara promo film Sabrina di Menara Kompas Gramedia , Palmerah Selatan, Jakarta, Rabu (09/5/2018). Film garapan rumah produksi Hitmaker Studios yang bergenre horor tersebut akan tayang pada 12 Juli 2018. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELSara Wijayanto berpose usai wawancara promo film Sabrina di Menara Kompas Gramedia , Palmerah Selatan, Jakarta, Rabu (09/5/2018). Film garapan rumah produksi Hitmaker Studios yang bergenre horor tersebut akan tayang pada 12 Juli 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Sara Wijayanto pernah menerima kekerasan verbal dan fisik saat usianya masih belasan tahun.

Sara sadar bahwa akibatnya menimbulkan trauma yang panjang. Sara baru bisa lepas dan ikhlas saat usianya sudah menginjak kepala empat.

Baca juga: Salah Pergaulan, Sara Wijayanto Pernah Jadi Pecandu Narkoba Saat Remaja

Tak mau orang lain mengalami nasib yang sama, Sara mencoba membagikan pesan kepada semua yang sedang berada dalam kondisi itu.

"Reach out kepada keluarga, lawan rasa takutmu, pasti ada jalan. Akan ada momen kamu tahu itu bisa diambil, bisa dilakukan, lakukan," pesan Sara ketika melakukan podcast bersama Deddy Corbuzier dikutip Kompas.com, Jumat (12/6/2020).

"Ada rasa pengin kabur, ikutin, jangan mikir. Ikutin," sambungnya.

Baca juga: Hampir Dibakar Hidup-hidup, Sara Wijayanto: Aku Tahunya Itu Cinta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sara berpesan seperti itu karena dia merasakan bagaimana dulu dia sebenarnya memiliki banyak kesempatan untuk lari, tetapi dia tidak melakukannya karena merasa sayang.

Dia mengabaikan perasaan tidak betah dalam sebuah hubungan, mengabaikan perasaannya yang meminta dia untuk melarikan diri.

Begitu rasa seperti itu ditunda apa pun alasannya, justru hal yang semakin buruk akan terjadi.

Baca juga: Demian Aditya Ingin Buat Film tentang Aktivitas Spiritual Sara Wijayanto

Apalagi, jika sampai melihat pasangan yang melakukan kekerasan tersebut menangis dan minta maaf, wanita yang ada dalam hubungan dengan kekerasan akan kembali luluh.

"Percaya this is the love of my life. Cara berpikirnya jadi enggak jernih kan akhirnya, pada saat dia nangis, minta maaf, percaya aja akhirnya. Itu banyak terjadi sih," jelasnya.

Sara hanya berpesan untuk wanita yang berada dalam hubungan seperti itu, atau hampir memasuki hubungan seperti itu, supaya segera menjauh agar tidak terjebak dalam hubungan dengan kekerasan baik verbal ataupun fisik.

Baca juga: Sara Wijayanto Ditempel Makhluk Halus di Lokasi Shooting Film Sabrina

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.