Film Lima Diputar di Rusia, Lola Amaria: Kehormatan Bisa Kenalkan Indonesia

Kompas.com - 26/01/2020, 17:30 WIB
Lola Amaria usai pemutaran film Lima di Moskow, Rusia ANTARA/HO/KBRI MoskowLola Amaria usai pemutaran film Lima di Moskow, Rusia

KOMPAS.com - Sutradara Lola Amaria mengaku terhormat film garapannya yang berjudul Lima diputar di Dom Kino, Moskow, Rusia, pada 23 Januari 2020.

Film Lima diputar di Rusia dalam rangka mengawali rangkaian kegiatan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia.

“Suatu kehormatan bagi kami bisa memperkenalkan Indonesia kepada warga Rusia melalui karya kami, terlebih lagi dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia," ujar Lola Amaria dikutip dari Antaranews, Sabtu (25/1/2020).

Baca juga: Lola Amaria dan Amalan Pancasila untuk Film Lima

Sekitar 500 orang warga Rusia di Moskow memenuhi bioskop dengan antusias menyaksikan film omnibus garapan lima sineas berbeda, termasuk Lola Amaria tersebut.

Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus M. Wahid Supriyadi mengatakan pemutaran film merupakan salah satu langkah memperkenalkan Indonesia kepada warga Rusia.

Selain itu, dalam rangka memeriahkan perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Rusia yang jatuh pada 3 Februari mendatang.

"Saat ini hubungan Indonesia dan Rusia mengalami perkembangan yang signifikan dan meningkat di berbagai bidang, termasuk perdagangan, pariwisata dan budaya, serta menuju pada kemitraan strategis," kata Dubes Wahid.

Baca juga: Lola Amaria Sebarkan Semangat Nasionalisme untuk WNI di Luar Negeri

Film Lima yang dirilis tahun 2018 memiliki alur cerita berbeda-beda dengan mengambil ide tiap sila dalam Pancasila, tapi tetap memiliki kesinambungan dan benang merah.

Film ini menceritakan sebuah keluarga dalam menghadapi dan memecahkan masalah kehidupan. Dengan membawa pesan pluralisme, toleransi, dan perenialisme.

Dibintangi Prisia Nasution, Yoga Pratama, Baskara Mahendra, Tri Yudiman, Dewi Pakis, Ken Zuraida, Alvin Adam, dan banyak lagi ini, sudah diputar di 21 kota di 12 negara, termasuk Rusia.

Baca juga: Lola Amaria dan Amalan Pancasila untuk Film Lima

Anna Shaposhnikova, salah seorang warga Rusia yang menonton mengatakan film ini sangat bagus karena menceritakan tentang masalah kehidupan sehari-hari dengan segala dinamikanya di tengah masyarakat yang majemuk.

Menurut Anna, cerita film yang ditayangkan sangat menyentuh dirinya karena mirip dengan yang ia alami.

“Saya senang dan berharap adanya film-film Indonesia yang masuk ke Rusia," ujar Anna setelah menonton film Lima.

Selain di Moskow, film Lima juga diputar di bioskop Mir, Kazan, Republik Tatarstan, Rusia, Sabtu (25/1/2020).

Baca juga: Lola Amaria dan Amalan Pancasila untuk Film Lima

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X