Ini Alasan JKT48 Baru Keluarkan Singel Original Setelah 8 Tahun

Kompas.com - 22/01/2020, 20:05 WIB
General manajer teater, Melody dalam jumpa pers di bilangan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020). KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISIGeneral manajer teater, Melody dalam jumpa pers di bilangan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - General Manajer Teater JKT48, Melody Nurramdhani Laksani, menjelaskan alasan JKT48 baru merilis singel original setelah delapan tahun.

Eks member JKT48 generasi pertama itu mengatakan saat itu ia belum mengerti maksud dari grup idola.

"Sebenernya permintaan itu sudah dari lama. Mungkin tahun pertama masih enggak, karena kita kan masih belum ngerti banget, idol group itu seperti apa," kata Melody dalam jumpa pers di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (2020).

Seiring waktu berjalan, Melody dan para personel JKT48 yang lain belajar memahami yang dimaksud dengan grup idola.

Baca juga: JKT48 Rilis Singel Original Rapsodi Setelah 8 Tahun Menanti

Melody mengakui sesungguhnya keinginan untuk mengeluarkan singel original JKT48 sudah ada sejak tahun ketiga.

Perempuan kelahiran Maret 1992 itu mengatakan, keinginan semakin besar setelah melihat sister group seperti AKB48 telah memiliki singel originalnya.

Apalagi, kata Melody, Wota (penggemar JKT48) kerap kali meminta agar grup idola itu mengeluarkan singel original.

Baca juga: Fadli Akhmad Tak Tahu Zee Daftar sebagai Member JKT48

"Sampai akhirnya kami bertemu Akimoto Sensei. Udah beberapa kali kami minta, 'original single please', 'oh iya, iya, iya'. Tapi kan pasti punya pertimbangan," ungkap Melody.

Melody menambahkan singel original JKT48 harus lagu berbahasa Indonesia. 

"Dan itu pasti membutuhkan waktu yang lama. Mungkin saat itu ada banyak pertimbangan yang harus dipikirin," kata Melody menambahkan.

Baca juga: Curahan Hati Adhisty Zara Setelah Lepas dari JKT48

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X