Vokalis Roxette, Marie Fredriksson, Meninggal Dunia

Kompas.com - 10/12/2019, 21:23 WIB
Vokalis Roxette, Marie Fredriksson saat tampil di Cologne, Jerman, pada 19 Maret 20111. Marie Fredriksson meninggal dunia pada usia 61 tahun, Senin (9/12/2019). AFP/PATRIK STOLLARZVokalis Roxette, Marie Fredriksson saat tampil di Cologne, Jerman, pada 19 Maret 20111. Marie Fredriksson meninggal dunia pada usia 61 tahun, Senin (9/12/2019).
Editor Kistyarini

KOMPAS.com - Vokalis Roxette Marie Fredriksson meninggal dunia, Senin (9/12/2019), setelah berjuang melawan kanker selama 17 tahun.

Marie Fredriksson meninggal dunia pada usia 61 tahun.

“Dengan kesedihan mendalam kami mengumumkan bahwa salah satu musisi terbesar dan paling dicintai telah meninggal dunia,” kata agensinya, Dimberg Jernberg, Selasa (10/12/2019).

Dimberg Jernberg tidak mengungkap secara spesifik sakit yang diderita penyanyi itu. Agensi itu hanya menyatakan kematian Fredriksson disebabkan sakit yang cukup lama.

“Marie meninggalkan warisan musik yang luar biasa. Suaranya yang mengagumkan - kuat dan sensitif - dan penampilan panggungnya yang hebat akan selalu tinggal bersama kita yang cukup beruntung bisa menyaksikannya,” lanjut agensi tersebut.

“Namun kita juga harus mengenang Marie sebagai sosok yang penuh semangat hidup dan perempuan yang memiliki kebesaran hati, yang sangat perhatian kepada orang-orang yang dikenalnya,” kata Dimberg Jernberg dalam pernyataan tertulisnya.

Sementara itu rekan Marie Fredriksson di Roxette, Per Gessle, memberi pujian pada penyanyi itu.

“Engkau adalah musisi luar biasa, bersuara indah, dan penampil yang mengagumkan,” tulis Gessle di akun Facebooknya.

“Saya bangga, terhormat, dan bahagia karena bisa menghabiskan waktu bersama dirimu, bakatmu, kehangatan, kemurahan hati, dan selera humormu,” lanjut Gessle.

“Semuanya tidak akan sama lagi,” tulis Gessle.

Marie Fredriksson didiagonis menderita kanker otak pada 2002. Setelah melalui pengobatan intensif, dia dinyatakan sembuh.

Namun akibat pengobatan itu, dia mengalami buta sebelah. Pendengaran dan kemampuan geraknya berkurang.

Dia juga tidak bisa membaca dan menulis lagi.

Marie Fredriksson pernah kehilangan kemampuan berbicara untuk beberapa lama setelah pengobatan itu.

Pada 2009 dia memulai tur lagi. Namun pada 2016, dokter menyarankan dia untuk berhenti demi kesehatannya.

Marie Fredriksson dilahirkan di Swedia pada 30 Mei 1958. Namanya mulai dikenal pada 1984 di negara asalnya itu.

Dua tahun kemudian dia membentuk Roxette bersama Per Gessle. Pada 1989, duo itu melejit ke tingkat dunia dengan lagu “The Look”. Lagu itu menjadi nomor 1 di Billboard Hot 100.

Lagu lain Roxette yang melejit adalah “It Must Have Been Love”, yang merupakan soundtrack dari film populer Pretty Woman.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X