Kompas.com - 04/12/2019, 07:16 WIB
Soleh Solihun saat ditemui di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019). KOMPAS.com/IRA GITASoleh Solihun saat ditemui di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komedian Soleh Solihun menjadi kurator komika yang akan tampil di Joyland Festival 2019.

Kepada awak media, Soleh Solihun mengaku tidak merasa kesulitan dalam menguratori setiap komika yang akan tampil.

Baca juga: Soleh Solihun dan Augie Fantinus Dalami Karakter Ateng dan Iskak Selama Satu Bulan

"Saya kan tetap wajib mempertunjukkan komika yang terkenal kayak Awwe dan Aci Resti," ucap Soleh saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019).

Meski begitu, dirinya tetap memberikan ruang terhadap komika yang belum terkenal, namun sebenarnya lucu.

"Kan ini adalah festival yang memberi kesempatan pada banyak musisi yang kurang dikenal. Jadi untuk komikanya juga saya berusaha 50:50 lah gitu, antara yang terkenal dan yang kurang," kata Soleh.

Baca juga: Soleh Solihun: Orang yang Bikin Saya Jadi Penulis Itu Iwan Fals

Ia pun menyebutkan para komika pendatang baru yang diajaknya tampil di Joyland Festival.

"Jadi, ada Oki Rengga, mantan kiper PSMS, pesepakbola profesionallah dia, sebelum jadi komika. Biarpun olahragawan, tidak banyak yang tahu kalau dia orangnya lucu," ujar Soleh.

Ada juga Yusril yang pernah bermain dalam film Cek Toko Sebelah sebagai karyawan pria yang kemayu.

Baca juga: Reza Rahadian Cium Komika Kiky Saputri, Warganet Patah Hati Online

"Nah, orang mungkin kenalnya Yusril seperti itu. Padahal, dia normal dan enggak kemayu," kata Soleh.

Sementara komika perempuan ada Eka Kuota dan Nuny.

"Nuny itu sangat jarang ada orang yang kenal. Padahal materi dia lucu, karena sebenarnya sejak kecil sudah coba untuk dikaryakan menjadi TKW profesional sama mamanya yang pembantu," ucap Soleh.

Baca juga: Bangun dari Tidur Panjang, Joyland Festival Siap Menggebrak Kembali

Menurut Soleh, memperkenalkan banyak komika baru yang masih muda, sangatlah penting untuk meregenerasi pelaku di industri stand up comedy Indonesia.

Terlebih lagi, semua komika muda punya cerita keresahan masing-masing yang seru untuk disimak oleh khalayak ramai.

"Saya rasa mereka ini unik-unik ceritanya. Semua punya karakter masing-masing dan materinya jadi beragam, gitu. Kalau yang terkenal terus kan ya, nanti orang bosan. Kalau ada yang baru kan mungkin bisa kasih yang segar lah," kata Soleh Solihun.

Baca juga: Arswendo Atmowiloto Meninggal, Soleh Solihun: Indonesia Kehilangan Budayawan Besar


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X