Diberi Hadiah Nissan Elgrand oleh Wawan, Catherine Wilson: Saya Pikir Dia Lajang

Kompas.com - 26/11/2019, 15:59 WIB
Artis, Catherine Wilson, usai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (24/2/2014). Catherine diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA DANY PERMANAArtis, Catherine Wilson, usai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (24/2/2014). Catherine diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Catherine Wilson menanggapi kabar soal dirinya yang menerima hadiah mobil Nissan Elgrand dari terdakwa Tindak Pidana Pencucian Uang ( TPPU) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Kabar ini mencuat sejak beberapa tahun lalu.

Hal ini kembali ramai ketika jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan nama-nama artis yang diduga menerima hadiah dari Wawan, Kamis (31/10/2019).

Baca juga: Fakta Rebecca Reijman Terima Honda CRV dari Wawan dan Akui Ceroboh

Adapun, nama sejumlah artis yang namanya disebut dalam dakwaan adalah Jennifer Dunn, Catherine Wilson, dan Rebecca Reijman.

Catherine mengaku tak mengetahui bahwa Wawan telah beristri ketika berkenalan dengannya.

"Ih sudah lama banget, tahun 2000 berapa... 2006 ya (kenal) sudah lama banget. Saya pikir dulu dia single (lajang), (Wawan) bilangnya single, kan, enggak tahu deh," ujar Catherine Wilson saat ditemui dalam sebuah acara kecantikan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2019).

Baca juga: Ditanya Soal Tujuan Wawan Berikan Mobil, Rebecca Reijman: No Comment

Catherine mengatakan, sebenarnya dirinya sudah malas membahas pmberian hadiah mobil oleh Wawan. 

Apalagi, kata Catherine, peristiwa itu sudah cukup lama.

Terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan mengikuti sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan atas kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/10/2019). Sidang beragenda membacakan dakwaan bagi Tubagus Chaeri Wardana pada kasus korupsi pengadaan alat kesehatan kedokteran umum Puskesmas Kota Tangerang Selatan tahun 2012 dan pengadaan sarana dan pasarana kesehatan di lingkungan Pemprov Banten tahun 2011-2013 dan tindak pidana pencuciann uang (TPPU) dari tahun 2006-2013. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.ANTARA FOTO/ Indrianto Eko Suwarso Terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan mengikuti sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan atas kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/10/2019). Sidang beragenda membacakan dakwaan bagi Tubagus Chaeri Wardana pada kasus korupsi pengadaan alat kesehatan kedokteran umum Puskesmas Kota Tangerang Selatan tahun 2012 dan pengadaan sarana dan pasarana kesehatan di lingkungan Pemprov Banten tahun 2011-2013 dan tindak pidana pencuciann uang (TPPU) dari tahun 2006-2013. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.
"Sudah ah balik lagi ke situ capek deh. Sudah berapa tahun lalu itu mah. No comment no comment," kata Catherine Wilson. 

Baca juga: Rebecca Reijman Sebutkan Ada 200 Orang Terima Mobil dari Wawan

Terkait kemungkinan dirinya bakal dipanggil kembali oleh KPK, lanjut dia, seluruh informasi sudah ia berikan.

"Cukup sekali (diminta keterangan), cukup, that's it itu saja. Sudah beres," ucapnya.

Ketika ditanya status hubungannya dengan Wawan saat menerima mobil tersebut, Catherine enggan menjawabnya. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X