Pihak Ruben Onsu Tegaskan Kasus Isu Pesugihan Bukan Settingan

Kompas.com - 19/11/2019, 21:01 WIB
Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019). KOMPAS.com/Revi C Rantung Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang menegaskan kasus isu pesugihan yang dilaporkan ke polisi bukan rekayasa atau settingan.

Untuk itu, Minola tidak akan mencabut laporan tersebut.

"Tapi izinkan proses hukumnya tetap berjalan sebagaimana mestinya, karena ini untuk memastikan bahwa ini bukanlah settingan," tegas Minola saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Selain itu, Minola juga memastikan bahwa pihaknya membuat laporan bukanlah main-main.

Baca juga: Pihak Ruben Onsu Tidak Akan Cabut Laporan Fitnah Pesugihan

"Kita juga tidak main-main membuat laporan, sehingga kita akhirnya kalau ada orang lain yang membuat laporan serupa, mereka akan berpikir kalau permasalahan tidak akan selesai jika hanya minta maaf saja," katanya.

Kasus ini berawal ketika munculnya video pada akun YouTube Hikmah Kehidupan yang menyebut Ruben Onsu memakai pesugihan pada bisnis kulinernya.

Akun tersebut mengedit video Roy Kiyoshi.

Adik dari pembawa acara Ruben Onsu, Jordi Onsu bersama Minola kemudian melaporkan akun YouTube Hikmah Kehidupan atas dugaan fitnah kepada bisnis Ruben, Geprek Bensu, pada Senin (11/11/2019) lalu.

Laporan Minola diterima dengan nomor laporan LP/7252/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus, dengan sangkaan pasal 27 Ayat 3 UU ITE juncto pasal 45.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X