9 Desember 1987: Intifada Pertama Palestina Melawan Israel

Kompas.com - 09/12/2021, 11:18 WIB
Warga Palestina berlarian ketika mendengar suara ledakan dari senjata yang ditembakkan polisi Israel di Kubah Batu dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, pada Jumat (21/5/2021). Bentrokan ini terjadi tak lama setelah Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata usai bertempur selama 11 hari. AP PHOTO/MAHMOUD ILLEANWarga Palestina berlarian ketika mendengar suara ledakan dari senjata yang ditembakkan polisi Israel di Kubah Batu dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, pada Jumat (21/5/2021). Bentrokan ini terjadi tak lama setelah Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata usai bertempur selama 11 hari.

KOMPAS.com - intifada adalah salah satu dari dua pemberontakan rakyat Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Tujuannya satu: Mengakhiri pendudukan Israel atas wilayah tersebut dan menciptakan negara Palestina yang merdeka.

Dilansir Britannica, intifada pertama dimulai pada 1987, tepatnya pada 9 Desember, dan berakhir pada September 1993.

Baca juga: Mengenal Intifada, Perlawanan Luas Rakyat Palestina terhadap Israel

Intifada pertama berakhir dengan penandatanganan Kesepakatan Oslo pertama, yang menyediakan kerangka kerja untuk negosiasi damai antara Israel dan Palestina.

Intifada kedua, atau disebut intifada Al-Aqsa, dimulai pada September 2000.

Kedua pemberontakan tersebut mengakibatkan kematian lebih dari 5.000 warga Palestina dan sekitar 1.400 orang Israel.

Penyebab langsung intifada pertama adalah perampasan tanah Israel yang intensif dan pembangunan pemukiman di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Ini terjadi setelah kemenangan elektoral partai sayap kanan Likud pada tahun 1977.

Meningkatnya represi Israel dalam menanggapi protes Palestina yang meningkat setelah invasi Israel ke Lebanon pada tahun 1982 juga memicu intifada.

Baca juga: Kemunduran Palestina Sejak Intifada Kedua pada Tahun 2000

Selain itu, muncul pula kader baru aktivis Palestina lokal yang menantang kepemimpinan Israel, yakni Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Britannica
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.