Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[KLARIFIKASI] Pernyataan Anies soal Batik Dibagikan dengan Konteks Tidak Utuh

Kompas.com - 01/03/2024, 19:30 WIB
Tim Cek Fakta

Penulis

klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Beredar video pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kain batik.

Anies mengatakan bahwa penggunaan kain batik untuk baju merupakan pelanggaran, karena seharusnya dipakai untuk sarung.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, pernyataan Anies dibagikan dengan konteks yang tidak utuh sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

Narasi yang beredar

Video yang memuat pernyataan Anies soal batik dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini. Berikut narasi yang dibagikan:

Anies bilang kalau pakai baju batik itu pelanggaran. Mau heran tapi itu Anies. Jadi mikir kalau dia jadi presiden jangan-jangan baju batik dihilangkan. Waspada!

Narasi itu disertai video Anies berbicara di podium. Berikut pernyataan Anies dalam video tersebut:

"Batik itu dipakainya untuk sarung. Tidak ada orang memakai batik sebagai baju...Itulah yang saya bilang pelanggaran atas pakem itu. Kain (batik) itu yang dipakainya di bawah, dipakai untuk baju."

Klarifikasi, pernyataan Anies soal batik dibagikan tidak lengkapScreenshot Klarifikasi, pernyataan Anies soal batik dibagikan tidak lengkap

Penelusuran Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video pernyataan Anies soal batik di Google Search dengan kata kunci "anies batik pelanggaran".

Hasilnya, ditemukan pemberitaan dari berbagai media, salah satunya Tribunnews.com.

Pernyataan Anies soal batik disampaikan saat mengisi kuliah umum di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, pada 10 Desember 2022.

Kemudian, Kompas.com mencari video lengkap kuliah umum Anies di YouTube.

Video kuliah umum Anies di UMI Makassar diunggah di kanal YouTube ini pada 10 Desember 2022. Pernyataan Anies soal batik dapat disimak pada minutasi 28:00-28:40.

Anies mengatakan, pemakaian batik sebagai baju merupakan "pelanggaran". Namun dari "pelanggaran" tersebut, saat ini baju batik menjadi pakaian identitas Indonesia.

Oleh karena itu, ia berpesan agar dunia pendidikan tidak terkunci pakem tertentu yang berakibat pembaruan menjadi mandek.

Kesimpulan

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, pernyataan Anies soal batik dibagikan dengan konteks yang tidak utuh dan bisa menimbulkan kesalahpahaman.

Anies mengibaratkan pemakaian batik sebagai baju yang awalnya dianggap sebagai "pelanggaran", tetapi kini diterima dan menjadi pakaian identitas Indonesia.

Penggambaran itu ia sampaikan untuk menunjukkan bahwa dunia pendidikan tidak bisa terpaku pada pakem yang sudah ada.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Putri Raja Yordania Jatuhkan Drone Iran

[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Putri Raja Yordania Jatuhkan Drone Iran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Konten dengan Narasi Keliru soal Kepanikan Warga Israel akibat Serangan Iran

[VIDEO] Konten dengan Narasi Keliru soal Kepanikan Warga Israel akibat Serangan Iran

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Video Warga Israel Melarikan Diri di Bandara Ben Gurion Pascaserangan Iran

[HOAKS] Video Warga Israel Melarikan Diri di Bandara Ben Gurion Pascaserangan Iran

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Drone Tersangkut Kabel Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

[VIDEO] Drone Tersangkut Kabel Tak Terkait Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer Nevatim, Bukan Bandara Ben Gurion

[KLARIFIKASI] Video Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer Nevatim, Bukan Bandara Ben Gurion

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Penumpang di Bandara Ben Gurion pada 2022, Bukan Eksodus akibat Serangan Iran

[KLARIFIKASI] Foto Penumpang di Bandara Ben Gurion pada 2022, Bukan Eksodus akibat Serangan Iran

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Pohon Terbakar Dekat Masjid Al-Aqsa pada 2021

[KLARIFIKASI] Video Pohon Terbakar Dekat Masjid Al-Aqsa pada 2021

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Foto Truk Pembawa Senjata Iran Melintasi Perbatasan Suriah

[HOAKS] Foto Truk Pembawa Senjata Iran Melintasi Perbatasan Suriah

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Hoaks! Konten Tebak Angka Berhadiah Mobil

[VIDEO] Hoaks! Konten Tebak Angka Berhadiah Mobil

Hoaks atau Fakta
Beragam Video dengan Narasi Keliru Terkait Serangan Iran ke Israel

Beragam Video dengan Narasi Keliru Terkait Serangan Iran ke Israel

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Rusia Dukung Iran jika AS Terlibat

[KLARIFIKASI] Tidak Ada Bukti Rusia Dukung Iran jika AS Terlibat

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Beredar Hoaks soal Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

[VIDEO] Beredar Hoaks soal Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Video Lama Warga Israel Berlindung Saat Melihat Roket

[KLARIFIKASI] Video Lama Warga Israel Berlindung Saat Melihat Roket

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Foto Ini Tidak Terkait Penyitaan Kapal oleh Iran di Selat Hormuz

[KLARIFIKASI] Foto Ini Tidak Terkait Penyitaan Kapal oleh Iran di Selat Hormuz

Hoaks atau Fakta
[VIDEO] Tidak Benar McDonald's Pasang Poster Ucapan Selamat kepada IDF

[VIDEO] Tidak Benar McDonald's Pasang Poster Ucapan Selamat kepada IDF

Hoaks atau Fakta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com