INFOGRAFIK: Kiprah U-Boat, Kapal Selam Canggih Jerman Selama Perang Dunia I

Kompas.com - 01/10/2022, 21:40 WIB

KOMPAS.com- Perang Dunia I dimulai ketika Adipati Utama Austria Franz Ferdinand beserta istrinya, Sophie, ditembak di Sarajevo, Bosnia Herzegovina pada 28 Juni 1914.

Franz Ferdinand ditembak nasionalis Serbia, yang meyakini bahwa Bosnia Herzegovina merupakan wilayah Serbia. Sejak 1908, wilayah itu memang dikuasai Austria-Hongaria.

Austria dan Hongaria yang menyatakan perang terhadap Serbia kemudian enggan menghadapi Uni Soviet yang berada di belakang Serbia.

Kekaisaran Jerman pun kemudian diminta terlibat oleh Austria dan Hongaria, sehingga pihak yang terlibat semakin besar.

Jerman saat itu memang dikenal sebagai negara digdaya, yang menghasilkan berbagai persenjataan canggih.

Salah satu persenjataan canggih yang sudah dikembangkan Jerman adalah kapal selam tempur yang dikenal dunia dengan sebutan u-boat.

U-boat memang menjadi andalan Jerman dalam Perang Dunia I, terutama dalam menghancurkan kapal-kapal yang berupaya mendekati front peperangan di Eropa. Sejumlah kapal Inggris menjadi korban keganasan armada u-boat milik Jerman.

Namun, serangan u-boat terhadap kapal milik Amerika Serikat menjadikan AS pun terlibat perang besar yang berlangsung pada 1914-1918 itu.

Lalu seperti apa saja peran u-boat milik Jerman dalam Perang Dunia I? Simak dalam infografik berikut ini:

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Fakta U-boat, Kapal Selam Canggih Jerman di Perang DUnia I

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KLARIFIKASI] Ganjar Bentangkan Kain Ulos, Bukan Syal Bendera LGBT

[KLARIFIKASI] Ganjar Bentangkan Kain Ulos, Bukan Syal Bendera LGBT

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Inggris Ingin Menghilangkan Indonesia dari Peta Dunia

[HOAKS] Inggris Ingin Menghilangkan Indonesia dari Peta Dunia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Iran Melancarkan Serangan Rudal ke Australia

[HOAKS] Iran Melancarkan Serangan Rudal ke Australia

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Qatar Menolak Pesawat Jerman karena Simbol LGBT

[HOAKS] Qatar Menolak Pesawat Jerman karena Simbol LGBT

Hoaks atau Fakta
INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Suporter Jepang Sengaja Meninggalkan Sampah

INFOGRAFIK: Beredar Hoaks Suporter Jepang Sengaja Meninggalkan Sampah

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Angin Puting Beliung Pascagempa Cianjur

[HOAKS] Angin Puting Beliung Pascagempa Cianjur

Hoaks atau Fakta
Berkaca dari Pemilu Filipina 2022, Upaya Reinterpretasi Sejarah Perlu Jadi Perhatian Serius

Berkaca dari Pemilu Filipina 2022, Upaya Reinterpretasi Sejarah Perlu Jadi Perhatian Serius

Data dan Fakta
INFOGRAFIK: Sejumlah Pemain Bintang Cedera, Perancis Berupaya Pertahankan Gelar

INFOGRAFIK: Sejumlah Pemain Bintang Cedera, Perancis Berupaya Pertahankan Gelar

Data dan Fakta
AMSI: Hulu Produsen Hoaks di Indonesia Belum Dapat Dilacak

AMSI: Hulu Produsen Hoaks di Indonesia Belum Dapat Dilacak

Hoaks atau Fakta
Strategi Efektif Cegah Hoaks Perlu Disiapkan Jelang Pemilu 2024

Strategi Efektif Cegah Hoaks Perlu Disiapkan Jelang Pemilu 2024

Hoaks atau Fakta
[HOAKS] Febri Diansyah Ditangkap Polisi

[HOAKS] Febri Diansyah Ditangkap Polisi

Hoaks atau Fakta
Kasus Penembakan dan Perampokan Tupac Shakur, 30 November 1994

Kasus Penembakan dan Perampokan Tupac Shakur, 30 November 1994

Sejarah dan Fakta
Pengamat: Jokowi Ingin Jadi Pemain Utama di Pilpres 2024

Pengamat: Jokowi Ingin Jadi Pemain Utama di Pilpres 2024

Data dan Fakta
[HOAKS] Australia Jatuhkan Puluhan Bom ke Wilayah Indonesia

[HOAKS] Australia Jatuhkan Puluhan Bom ke Wilayah Indonesia

Hoaks atau Fakta
[KLARIFIKASI] Tidak Benar WTO Ultimatum RI agar Membuka Ekspor Nikel

[KLARIFIKASI] Tidak Benar WTO Ultimatum RI agar Membuka Ekspor Nikel

Hoaks atau Fakta
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.